TERUNGKAP Ada Tanda Kekerasan di Alat Vital Vera Oktaria, Prada DP Divonis 3 Bulan akibat Desersi

Di selaput darah vagina korban ada luka lecet arah jam 12 dan jam 3.Kalau tidak ada kekerasan biasanya licin saja, kemungkinan mengalami kekerasan.

TERUNGKAP Ada Tanda Kekerasan di Alat Vital Vera Oktaria, Prada DP Divonis 3 Bulan akibat Desersi
TRIBUN SUMSEL/MA FAJRI
TERUNGKAP Ada Tanda Kekerasan di Alat Vital Vera Oktaria, Prada DP Divonis 3 Bulan akibat Desersi. Prada DP menangis di persidangan. 

#TERUNGKAP Ada Tanda Kekerasan di Alat Vital Vera Oktaria, Prada DP Divonis 3 Bulan akibat Desersi 

TRIBUN-MEDAN.com - Dokter Forensik Polda Sumatera Selatan Kompol Mansyuri menemukan tanda kekerasan di bagian alat vital jenazah Vera Oktaria (21), yang tewas setelah dibunuh oleh kekasihnya sendiri Prada DP.

Tanda kekerasan itu ditemukannya ketika melakukan autopsi terhadap jenazah korban pada 10 Mei 2019 lalu, di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Mansyuri mengatakan, saat dilakukan autopsi, kondisi jenazah sudah dalam keadaan membusuk lantaran diperkirakan sudah meninggal sejak dua hari sebelum ditemukan.

Hasil pemeriksaan di vagina korban, Mansyuri tak menemukan adanya bercak sperma.

Namun, hanya mendapatkan tanda kekerasan di bagian selaput darah.

"Di selaput darah vagina korban ada luka lecet arah jam 12 dan jam 3.

Kalau tidak ada kekerasan biasanya licin saja, kemungkinan mengalami kekerasan," kata Mansyuri, saat menjadi saksi ahli di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Selasa (13/8/2019).

Dokter Forensik Polda Sumatera Selatan Kompol Mansyuri menjadi saksi di persidangan <a href='https://medan.tribunnews.com/tag/prada-dp' title='Prada DP'>Prada DP</a> yang berlangsung di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Selasa (13/8/2019).

Dokter Forensik Polda Sumatera Selatan Kompol Mansyuri menjadi saksi di persidangan Prada DP yang berlangsung di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Selasa (13/8/2019).(KOMPAS.com/AJI YK PUTRA)

Akan tetapi, Mansyuri mengaku, tak bisa memastikan penyebab luka kekerasan di alat kelamin korban karena kondisi yang sudah mulai membusuk.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved