Edisi Eksklusif

Driver Ojek Online Waswas, Milih Cancel Order karena Begal Semakin Marak di Medan

Driver ojek online waswas ketika harus menerima pesan dengan tujuan ke sekitar Medan Labuhan pada malam hari

Driver Ojek Online Waswas, Milih Cancel Order karena Begal Semakin Marak di Medan
Tribunnews.com
Ilustrasi begal bermotor. 

TRIBUN-MEDAN.COM  - Driver ojek online waswas ketika harus menerima pesan dengan tujuan ke sekitar Medan Labuhan pada malam hari.

Sebab, dari pengakuan mereka, kawasan ini menjadi sarang begal.

Bahkan mereka menyebut pelaku kejahatan jalanan sering berkumpul di Simpang Titi Papan.

"Kalau saya pribadi, jujur, enggak berani ngantar pesanan makanan ke sana (Medan Labuhan) lewat jam 10 malam. Informasi yang kami dapat dari grup, kawanan begal yang berkumpul di Simpang Titi Papan sangat sadis. Jadi, begitu terima orderan tujuan ke sana, langsung saya batalkan saja. Saya enggak nekat," ujar Driver Ojol bernama Zuki saat berbincang dengan Tribun Medan, belum lama ini.

Tak sampai di situ, modus pembegalan pun dilakukan oleh penumpang ojek online.

Warga yang melintas saat subuh pun rawan diintai oleh kawanan begal.

Lantas, bagaimana pihak kepolisian menangani kasus pembegalan yang kembali marak?

Apa penyebab kembali maraknya begal dan daerah mana saja yang rawan begal?

Baca berita lengkapnya di Harian Tribun Medan.

(ase/cr5/tribun-medan.com)

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved