Dekan FIB USU Inginkan PKKMB jadi Wadah Membangkitkan Rasa Nasionalisme

Mahasiswa baru bersama panitia, dosen dan senior menghidupkan kegiatan PKKMB dengan agenda games serta kreativitas

Dekan FIB USU Inginkan PKKMB jadi Wadah Membangkitkan Rasa Nasionalisme
TRIBUN MEDAN/AQMARUL AKHYAR
Suasana mahasiswa baru yang mengikuti PKKMB di Fakultas Ilmu Budaya USU di Jalan Universitas No 19 Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, Medan, Rabu (21/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) yang berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu (19 s.d 21 Agustus 2019) berjalan sukses.

Mahasiswa baru bersama panitia, dosen dan senior menghidupkan kegiatan PKKMB dengan agenda games serta kreativitas dan pemberian materi kebangsaan, serta nasionalisme, Medan, Kampus USU, Rabu (21/8/2019)

Dengan adanya acara PKKMB ini, Dekan FIB USU, Budi Agustono berharap acara tersebut menjadi sebagai wadah menciptakan mahasiswa yang berbudaya, berkarakter dan mahasiswa yang nasionalisme. Selanjutnya, ia mengatakan bahwa kegiatan PKKMB merupakan agenda nasional setiap kampus.

“Ada pun masiswa baru yang mengikuti acara PKKMB ini, terdiri 1200 peserta di FIB USU. Dengan ini kan ada pertemuan mahasiswa dari beragam agama, suku dan daerah, bahkan di antara peserta tersebut ada mahasiswa Papua. Dengan adanya pertemuan, komunikasi serta berinteraksi di PKKMB ini, mereka akan merasakan kebersamaan. Dengan demikian, acara ini mejadi sebagai wadah silahturami dan membentuk persatuan, dan rasa Nasionalisme,” tuturnya.

Kemudian, Ia juga menjelaskan bahwa acara ini nantinya, akan membuat mahasiswa baru dapat mengenal Himpunan Mahsiswa Jurusan (HMJ), Dosennya serta Dekanat. Kemudian mereka dapat bertukar pikiran, dan berdiskusi. Dalam artian bertukar pikiran atau diskusi, tentang materi dibidang keilmuannya, yang selama dua hari diberikan di PKKMB.

“Misalnya bagaimana mahasiswa bisa mengakses perpustakaan, kemudian dikenalkan berogranisasi. Kemudian, mereka juga telah diberi pemahaman nasionalisme dan kebangsaan. Saya berharap dengan adanya materi kebangsaan dan nasionalisme, itu juga akan menjadi pendoroang mereka bahwa generasi muda adalah bagian penting dalam proses pembangunan bangsa. Ini lah sebenarnya momen penting dari PKKMB ” pungkasnya.

Kemudian, Budi Agustono juga menjelaskan, dimana pun setiap mahasiswa baru akan ada masa orientasi mahasiswa dalam pengenalan kehidupan kampus. Dari sini lah mereka akan memahami bagaimana pergerakan-pergerakan di kampus, misalnya dinamika kampus.

“Ya lewat acara ini lah merekan menjadi titik awal, untuk menjadi mahasiswa yang intelektual. Posisi ini lah sangat penting untuk menciptakan, mengkreasikan mahasiswa sebagai intelektual muda pada generasi milineal,” ucapnya.

  

Selanjutnya, ia juga mengatakan, dengan mengambil tema Menciptakan Calon Pemimpin yang Cerdas, Berkarakter dan Berbudaya, mahasiswa baru perlu sadar akan tugas dan tanggungjawabnya di perguruan tinggi nantinya.

Halaman
12
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved