KKB Susupi Demo Papua hingga Baku Tembak Meletus, 2 Warga dan 1 Tentara Tewas, 10 Senjata Dirampas

Pada saat negosiasi masih berlangsung, Dedi mengatakan, sekitar seribu orang tiba-tiba datang ke lokasi dari segala penjuru.

KKB Susupi Demo Papua hingga Baku Tembak Meletus, 2 Warga dan 1 Tentara Tewas, 10 Senjata Dirampas
facebook
#KKB Susupi Demo Papua hingga Baku Tembak Meletus, 2 Warga dan 1 Tentara Tewas, 10 Senjata Dirampas.Serda Rikson (kanan) tewas dalam baku tembak dengan KKB yang menyerang saat berlangsung demo di Deiyai Papua, Rabu (28/8/2019) 

#KKB Susupi Demo Papua hingga Baku Tembak Meletus, 2 Warga dan 1 Tentara Tewas, 10 Senjata Dirampas  

TRIBUN-MEDAN.COM - Kekhawatiran aksi demo warga Papua menolak pernyataan rasis ditunggangi Kelompok Kriminal Bersenjata menjadi kenyataan.

Aksi di halaman Kantor Bupati Deiyai, Papua, Rabu (28/8/2019) berubah jadi baku tembak yang menewaskan tiga orang.

Yakni satu anggota TNI Serda Rikson Edi Candra dan dua warga sipil yang belum diketahui identitasnya.

Selain itu, dari TNI dua lagi mengalami luka-luka termasuk satu orang kritis dan tiga anggota Polri juga mengalami luka-luka.

Polri memastikan, pihak yang terlibat baku tembak dengan personel kepolisian dan TNI di halaman Kantor Bupati Deiyai, Papua, Rabu (28/8/2019), adalah kelompok kriminal bersenjata.

"Penyerangnya diduga terindikasi kelompok KKB," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo ketika ditemui di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Rabu.

Meski demikian, polisi belum dapat mengidentifikasi asal-usul kelompok tersebut.

Peristiwa tersebut sendiri berawal dari unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Deiyai oleh sekitar 150 orang.

Mereka menuntut bupati menandatangani referendum.Di sela tuntutan para demonstran tersebut, aparat kepolisian dan TNI sempat berhasil bernegosiasi.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved