Peduli Lingkungan, AWI Movement Gelar Edutalk Bamboo Green Lifestyle
AWI Movement ini didirikan tiga kawula muda yakni Amanda Dian Sucia, Walid Dalimunthe dan Ratindi Azhrima.
"Jadi gerakan kami ini, ganti pipet klen ini, kami namakan sosialpreneur jadi komunitas yang bisa membantu masyarakat. Kami berbisnis tapi 50 persen dari profit kami, kami berikan kepada petani yang memproduksi bambu ini.
Jadi selain kami ingin mensejahterakan petani dengan cara membeli pipet bambu di Medan, kami juga ingin berkontribusi untuk lingkungan agar dapat mengurangi sampah plastik di Kota Medan," jelasnya.
Ia berharap semua restoran dan warga Medan menggunakan sedotan bambu. "Jangan lupa ganti pipet klen, di Medan kalau masih susah dapatkan pipet bambu boleh langsung instagram kita @awi movement. Kita bisa berkonsentrasi untuk lingkungan dan juga mensejahterakan petani dengan cara yang sangat simple dengan cara menganti pipet plastik kita menjadi pipet bambu," kata Ratindi.
(nat/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gerakan-anak-muda-untuk-mengurangi-konsumsi-sedotan-plastik.jpg)