Terjaring Razia Operasi Patuh Toba 2019, Seorang Pengendara Menangis Meraung-raung
Setelah diperiksa, ternyata dokumen berkendara seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) milik pria tersebut tidak ada
Penulis: Muhammad Nasrul |
TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Seorang pengendara sepeda motor jenis matic, menangis saat dilakukan penindakan oleh personel Satlantas Polres Tanah Karo, Senin (2/9/2019).
Pasalnya pria tersebut, terjaring razia Ops Patuh Toba 2019 di seputar Tugu Bambu Runcing, Jalan Veteran, Kabanjahe.
Amatan www.tribun-medan.com, pria yang mengenakan topi lereng itu terlihat meminta kepada petugas polisi agar tidak ditilang.
Selain itu, hal yang membuatnya semakin cemas karena sepeda motornya akan diangkut oleh petugas ke Kantor Satlantas Polres Tanah Karo.
Menurut Kasat Lantas Polres Tanah Karo Iptu Ahmad Ridwan Harahap, yang diwakili oleh Kanit Patroli Satlantas Polres Tanah Karo Ipda Edi Erwanto, pria tersebut awalnya diberhentikan karena secara kasat mata sudah melakukan pelanggaran.
Baca: Empat Hari Operasi Patuh Toba 2019, Satlantas Polrestabes Medan Tindak 1493 Pengendara
Baca: Incar Tiga Poin Lawan Mencirim City, Taufik Silaen Rotasi Pemain Tanjungbalai United
Pasalnya, pria tersebut tidak menggunakan helm dan berbonceng tiga dalam satu sepeda motor.
"Awalnya kita berhentikan karena pengendara tersebut tidak menggunakan helm, sudah gitu berbonceng tiga pula. Setelah kita berhentikan kemudian kita coba periksa surat-suratnya," ujar Edi.
Setelah diperiksa, ternyata dokumen berkendara seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) milik pria tersebut tidak ada.
Untuk itu, pihaknya terpaksa melakukan penindakan dengan tilang. Dan karena STNK sebagai bukti kepemilikan kendaraan tidak ada, sepeda motor berwarna merah itu terpaksa dibawa oleh petugas.
"Setelah kita periksa, SIM dan STNKnya tidak ada, jadi terpaksa kita bawa sepeda motornya," katanya.
Namun, pria yang tidak diketahui identitasnya itu terlihat semakin bingung karena kendaraannya akan disita.
Tak hanya itu, setelah mondar-mandir di sekitar lokasi razia pria tersebut terlihat mengusap kedua matanya, dan wajahnya terlihat meringis.
Karena tidak dapat menunjukkan kelengkapan berkendara, dirinyapun memohon agar kendaraannya tidak disita.
Baca: Sinde Br Silitonga Sewa 2 Eksekutor Aniaya Suaminya Marison Simaremare hingga Tewas, Ini Motifnya
Baca: Sinde Br Silitonga Sewa 2 Eksekutor Aniaya Suaminya Marison Simaremare hingga Tewas, Ini Motifnya
Ia juga meyakinkan petugas jika kendaraannya memiliki surat lengkap, namun saat itu dirinya tidak membawanya.
"Ada STNKnya pak sama abangku," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/menangis-saat-terjaring-razia-ops-patuh-toba-2019-di-seputar-tugu-bambu-runcing.jpg)