Hari ke-5 Operasi Patuh Toba 2019, Polda Sumut Tilang 2.698 Kendaraan, Mayoritas Sepeda Motor

Dari kendaraan bermotor yang kena tilang, pengendara sepeda motor lebih mendominasi dalam pelanggaran lalu lintas

Hari ke-5 Operasi Patuh Toba 2019, Polda Sumut Tilang 2.698 Kendaraan, Mayoritas Sepeda Motor
TRIBUN MEDAN/Dimazkahfi Dimazkahfi
Hari ke-5 Operasi Patuh Toba 2019, Polda Sumut Tilang 2.698 Kendaraan, Mayoritas Sepeda Motor. Suasana pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2019 di satu kawasan di Kota Medan. 

Hari ke-5 Operasi Patuh Toba 2019, Polda Sumut Tilang 2.698 Kendaraan, Mayoritas Sepeda Motor

TRIBUN-MEDAN.com-Hari ke-5 Operasi Patuh Toba 2019, Polda Sumut Tilang 2.698 Kendaraan, Mayoritas Sepeda Motor.

Dalam Operasi Patuh Toba 2019, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mencatat bahwa pada hari ke-5 pelaksanaan operasi tersebut, sebanyak 2.698 kendaraan bermotor yang tilang polisi.

Dimana, pengendara sepeda motor lebih mendominasi dalam masalah pelanggaran lalu lintas.

"Untuk hari ke-5 Operasi Patuh Toba yang dilaksanakan di jajaran Polda Sumut, petugas masih mencatat bahwa kendaraan yang ditilang polisi naik 51,06 persen dari tahun sebelumnya," kata Kasubbid Penmas Polda Sumatera Utara, AKBP MP Nainggolan, Selasa (2/9/2019).

Nainggolan menambahkan bahwa dari 2.698 kendaraan yang di tilang petugas, terdiri dari 2.073 sepeda motor, 297 mobil penumpang, 90 mobil bus, dan 238 mobil barang.

"Dari kendaraan bermotor yang kena tilang, pengendara sepeda motor lebih mendominasi dalam pelanggaran lalu lintas," sebut MP Nainggolan.

Selain perkara tilang, petugas juga mencatat bahwa dalam operasi hari ke-5 ini, jumlah kecelakaan lalu lintas juga meningkat dari tahun sebelumnya. Dimana, ada 11 kasus kecelakaan lalu lintas.

Baca: Eldin Bersama Dewan Pengurus APEKSI Sampaikan Hasil Rakernas kepada Wapres Jusuf Kalla

Baca: Aura Kasih Beri Nama Arabella untuk Putrinya, Ternyata Terinspirasi dari Band Artic Monkeys

Baca: Ikuti Istighosah di UNUSU, Akhyar Ajak Umat Nahdliyin Ikut Jaga Kerukunan

"Dari 11 kasus kecelakaan lalu lintas itu, dua orang meninggal dunia. Sementara luka berat tercatat ada enam orang dan luka ringan ada 12 orang," terang Nainggolan.

Nainggolan mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.

Baca: DATA TERBARU 21 Ribu Orang Terinfeksi HIV/AIDS di Bali, Waspadai Variasi Aktivitas Seks Ini

Baca: Sambut Tahun Baru Islam, Rumah Zakat Sumatera Utara Siapkan Program untuk Yatim dan Dhuafa

Baca: Reaksi Ruben Onsu saat Betrand Peto Diledek Anak SMA karena Tak Bisa Makan Menggunakan Sumpit

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu disiplin dalam berlalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Jangan lupa membawa surat-surat kendaraan," imbaunya.

Untuk diketahui bahwa dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2019 ini, Polda Sumatera Utara menekankan 8 prioritas pelanggaran yaitu, menggunakan handphone saat mengendarai, nengemudi dalam keadaan mabuk atau mengkonsumsi narkoba.

Baca: Sandra Dewi Bagikan Foto Kenakan Hotpants Berbahan Jeans saat Hamil 9 Bulan, Panen Pujian

Baca: Sebanyak 404 Remaja Katolik Ikuti Kegiatan Merdeka Party, Ini Pesan Romo Mandius Siringoringo

Baca: Viral Foto Pria Tes Kamera Handphone dengan Menjepret Putranya, Ternyata Ada Kisah Haru di Baliknya

Baca: Melaney Ricardo Turut Dilaporkan Pengacara Elza Syarief saat Dilabrak Nikita Mirzani, Ini Alasannya

Kemudian, tidak menggunakan helm SNI, mengendarai di luar batas kecepatan, melawan arus saat mengemudi, mengemudi di bawah umur, tidak menggunakan sabuk pengamanan atau safety belt saat mengemudi, dan menggunakan lampu rotator Atau strobo.

Dimana dalam Operasi Patuh Toba 2019 itu dilakukan selama 14 hari, terhitung mulai 29 Agustus sampai dengan 11 September 2019 mendatang.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved