Dukun Palsu dan Jual Ramuan hingga Rp 6 Juta, Tohir Habis jadi Bulan-bulanan Warga Pinanggripan

Tohir oleh warga disebut sebagai pelaku penipuan terhadap sejumlah orang dengan modus melakukan pengobatan dengan menjual ramuan

Dukun Palsu dan Jual Ramuan hingga Rp 6 Juta, Tohir Habis jadi Bulan-bulanan Warga Pinanggripan
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Pelaku Tohir, dukun palsu yang mengaku dapat menyembuhkan berbagai penyakit, menujukkan ramuan miliknya yang ia jual kepada warga mulai Rp 200 ribu - Rp 6 juta. Untuk menghindari amukan warga, pelaku diamankan ke kantor Desa Pinaggripan, Kecamatan Air Batu, Asahan, Rabu (4/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Wajah Tohir, warga Mutiara Kisaran lebam-lebam setelah mendapat pukulan dari warga Desa Pinanggripan, Kecamatan Air Batu, Asahan, Rabu (4/9/2019).

Tohir oleh warga disebut sebagai pelaku penipuan terhadap sejumlah orang dengan modus melakukan pengobatan dengan menjual ramuan yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Tak tanggung-tanggung ramuan berupa cairan yang ia tawarkan kepada warga, dijual dengan harga mulai Rp 200 ribu - Rp 6 juta. Beruntung pelaku berhasil diamankan personel Babinsa setempat ke kantor desa.

"Selama ini jual obat, karena sudah lama nggak pernah muncul, kemarin muncul lagi. Jual obat ke warga, tapi nggak sembuh-sembuh," kata Kapolsek Air Batu, Iptu Rianto, Rabu.

Warga yang kesal lalu menghakimi pelaku, diduga karena terdesak pelaku lantas mengaku sebagai anggota TNI.

Pengakuan itu membuat warga langsung menghubungi pesonel Babinsa dan akhirnya pelaku dibawa ke kantor Desa Pinanggripan, untuk menghindari amuk massa.

"Karena mengaku tentara, maka dihubungi Babinsa. Saat diselidiki personel Babinsa dan Bhabinkamtibmas, tidak ditemukan atribut tentara dari tangan pelaku. Itu dilakukan pelaku supaya tak dipukuli warga. Saat ini pelaku sudah dibawa ke Polsek Air Batu," jelasnya.

Salah seorang korban, Saidi Purba menyebutkan kecurigaan warga bermula ketika dua tahun lalu, pelaku pernah datang ke desa mereka untuk melakukan pengobatan dan menawarkan ramuan.

Namun, sampai kini ramuan dari pelaku tidak bermanfaat sama sekali. Setelah ditelusuri, ternyata korban sudah berjumlah belasan orang. Seluruh korban mengenal pelaku bernama Tohir.

Malahan ketika warga meminta pelaku untuk meminum obat yang ia racik. Tohir justru langsung muntah-muntah dan berulang kali buang air.

Halaman
12
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved