Viral Medsos
Polemik Wisata Halal di Danau Toba, Edy Rahmayadi Sebut Hoax Terjelek, Begini Pernyataannya
Gubernur Edy Rahmayadi Blak-blakan Menjelaskan soal Polemik Wisata Halal di Danau Toba. Tonton videonya Berikut.
AKHIRNYA Gubernur Edy Rahmayadi Blak-blakan Menjelaskan soal Polemik Wisata Halal di Danau Toba. Tonton videonya Berikut.
////
TRIBUN-MEDAN.com - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi angkat bicara terkait wacana penerapan wisata halal di kawasan Danau Toba.
Wacana penerapan wisata halal di kawasan Danau Toba menjadi perbincangan publik yang menimbulkan penolakan.
Bahkan puluhan Mahasiswa melakukan aksi demo di depan Kantor BPODT dan Kantor Pemprov Sumut.
Menurut Mahasiswa Pecinta Danau Toba, alasan untuk menerapkan wisata halal rentan membuat masyarakat yang hidup berdampingan dengan damai menjadi terusik.
Mereka menyarankan Gubernur Sumut harusnya lebih fokus pada upaya menjaga kelestarian Danau Toba dari segala bentuk perusakan dan pencemaran.
Mereka pun menuntut agar perusahaan-perusahaan yang diduga menyebabkan pencemaran di Danau Toba ditindak.
Baca: RUSUH PAPUA - Perburuan Provokator Asal Medan Veronica Koman Libatkan Interpol, Ini Penjelasan Polri
Baca: Ini Sepak Terjang Veronica Koman, Lahir di Medan, Disorot Bela Ahok, hingga Provokator Papua
Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengungkapkan akan mengembangkan konsep wisata halal di Kawasan Danau Toba.
Dalam konsep wisata halal itu, termasuk melakukan penataan pemotongan hewan berkaki empat (babi). Hal itu untuk mendukung kemajuan pariwisata KDT.
Baru-baru ini beredar foto dan video warga di Tiga Raja, Kabupaten Simalungun, melakukan aksi penandatanganan penolakan wisata halal di Tanah Batak.
Mereka membubuhkan tanda tangan di spanduk putuh sepanjang belasan meter.
Tonton videonya;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
Anggota DPR terpilih dari Dapil Sumut II, Sihar Sitorus menilai wacana wisata halal di Danau Toba yang dilontarkan Edy Rahmayadi tidak menghargai apa yang sudah membudaya dalam masyarakat setempat, terutama ketika menyangkut mengenai penataan ternak dan pemotongan babi.
Baca: Usai Ditetapkan Tersangka, Veronica Koman Tetap Berkicau soal Papua di Twitter, Ini Kicauanya
Baca: Ini Kicauan Veronica Koman di Twitter yang Bernada Provokasi, Dianggap Penyebab Kerusuhan Papua
Menurut Sihar Sitorus gagasan Edy tersebut malah mengadakan dikotomi atau pemisahan dalam masyarakat dan melanggar konsep Bhinneka Tunggal Ika.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gubernur-sumut-edy-rahmayadi-saat-akan-memantau-persiapan-sail-nias.jpg)