Bibit Jagung Berkutu Dibagikan Pemprov Sumut ke Petani Karo, Bantuan dari Pemerintah Pusat

Dinas TPH Provinsi Sumatera Utara lalai tidak melakukan pengecekan terhadap pendistribusian benih jagung Busi 18 sebanyak 109 ton yang rusak.

Bibit Jagung Berkutu Dibagikan Pemprov Sumut ke Petani Karo, Bantuan dari Pemerintah Pusat
Istimewa
Jagung berkutu yang dibagikan Pemprov Sumut kepada petani Karo 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN -  Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Provinsi Sumatera Utara lalai tidak melakukan pengecekan terhadap pendistribusian benih jagung Busi 18 sebanyak 109 ton yang rusak.

Ratusan ton benih bantuan pemerintah pusat ini didistribusikan ke Kabupaten Karo, Jumat (6/9/2019).

Benih tersebut juga tidak layak ditanam, karena di dalamnya ditemukan kutu.

"Gak ada kita melakukan pengecekan, tidak berani kita buka itu karena bantuan dari pusat," kata Kadis TPH, Dahler Lubis, di Gedung Dewan, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan.

Kini benih yang bersumber APBN 2019 ditarik dari petani penerima untuk diganti.

Subsidi dari pemerintah pusat yang telah tersalur sebanyak 109 ton itu ditarik secara bertahap karena dinilai tidak layak tanam sehubungan kondisi benih yang ditemukan banyak membusuk dan berkutu.

Di mana jagung yang dibagikan kepada petani itu, ada sebagian kecil yang rusak.

Baca: Stok Jagung di Sumut Melimpah, Pemprov Sumut Sebut Tak Perlu Lagi Impor

Baca: Taqy Malik Datangi Studionya untuk Rekaman, Dul Jaelani Kaget dan Puji Suara Mantan Suami Salmafina

Benih telah busuk dan berkutu. Atas insiden itulah, pihak perusahaan bersama Dinas Pertanian langsung melakukan penarikan terhadap bibit yang sudah disalurkan sebanyak 109.185 kg atau 109,185 ton.

Setelah mengetahui benih tersebut tidak layak tanam, Dahler memerintahkan anggotanya untuk segera menarik seluruh benih tersebut dari masyarakat.

"Sudah kita tarik itu semua benih jagung yang ada di sana. Kan itu ada yang busuk dan tidak bisa digunakan oleh masyarakat," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved