Gubernur Lukas Angkat Bicara Mahasiswa Asal Papua Ramai-ramai Pulang Kampung, Kini Lebih 300 Orang

Gubernur Lukas Angkat Bicara Mahasiswa Asal Papua Ramai-ramai Pulang Kampung, Kini Lebih 300 Orang

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
Tribun Medan
Mahasiswa Papua di Medan berunjuk rasa di Kota Medan, Sabtu (31/8/2019) 

Gubernur Lukas Angkat Bicara Mahasiswa Asal Papua Ramai-ramai Pulang Kampung, Kini Lebih 300 Orang

TRIBUN MEDAN.com - Rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya, memicu gelombang pulang kampung dari mahasiswa Papua yang berada di sejumlah daerah.

Mahasiswa Papua yang menimba ilmu di berbagai daerah, terus berpulangan ke kampung halamannya.

Kini, setidaknya terdapat 300 mahasiswa asal Papua yang sebelumnya berkuliah di sejumlah daerah di Indonesia, telah kembali ke Jayapura.

Langkah para mahasiswa Papua yang berduyun-duyun pulang kampung ini mengejutkan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Lukas Enembe kaget karena sebelumnya Panglima TNI dan Kapolri telah memberikan jaminan keamanan bagi mahasiswa dan pelajar asal Papua yang menempuh pendidikan di luar Papua.

Namun, jaminan itu ternyata belum efektif. Isu Papua yang memanas beberapa pekan terakhir, membuat ratusan mahasiswa asal Papua memutuskan pulang kampung.

"Memang sudah ada imbauan dari kami, saya arahkan waktu itu, kalau di NKRI tidak aman, kami pulangkan. Tapi ini aman, kenapa pulang, untuk apa?" tutur Lukas di Jayapura, Senin (9/9/2019).

Baca: Akhirnya Penggerak Tokoh-tokoh Mahasiswa Papua Ditangkap, Tersangka FBK Mobilisasi Akar Rumput

Baca: Seruan Gagalkan Pelantikan Presiden Jokowi Berujung Polisi, Sri Bintang Pamungkas Diperiksa Rabu

Lukas menyayangkan sikap para mahasiswa yang tidak berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang mengirim mereka berkuliah.

Terlebih, saat ini rekonsiliasi sedang dilakukan dan seluruh institusi terkait telah memberikan jaminan keamanan bagi seluruh mahasiswa asal Papua.

Namun, Lukas memastikan pemerintah daerah akan bersedia memfasilitasi para mahasiswa tersebut bila mereka bersedia kembali berkuliah di tempat sebelumnya.

"Jadi sekarang ini kami pusing mau taruh mereka (kampus mana). Kami akan panggil Gubernur, MRP dan DPR Papua Barat, Direktur Unima, Rektor Uncen, dan para bupati/wali kota untuk bicara kepulangan mahasiswa dalam jumlah besar tanpa pemberitahuan," ujar Lukas.

Lukas mendapat dapat informasi bahwa sudah lebih dari 300 mahasiswa asal Papua yang telah kembali ke Jayapura.

Sekitar 200 orang dari Manado dan lainnya dari Pulau Jawa.

Baca: Seusai Ditilang Zainal Abidin (26) Datangi Satlantas Polres Berkelahi dengan Polantas, Pelaku Tewas

Baca: Petaka Saling Tatap, Kakak Adik Tewas Dikeroyok saat Nonton Dangdutan, Rumah Kontrakan Dirusak

Maklumat Majelis Rakyat Papua

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved