Hati Pria Terinfeksi Cacing Parasit karena Doyan Makan Sashimi dan Udang Air Tawar Mentah
Meski lezat, tapi mengonsumsi makanan satu ini dalam jangka waktu yang panjang, sangat tidak direkomendasikan.
Hati Pria Terinfeksi Cacing Parasit karena Doyan Makan Sashimi dan Udang Air Tawar Mentah
TRIBUN-MEDAN.com - Hati Pria Terinfeksi Cacing Parasit karena Doyan Makan Sashimi dan Udang Air Tawar Mentah.
Beberapa tahun belakangan, makanan mentah sedang sangat tren, sebut saja sushi dan sashimi.
Meski lezat, tapi mengonsumsi makanan satu ini dalam jangka waktu yang panjang, sangat tidak direkomendasikan.
Baru-baru ini, seorang pria bermarga Lim asal Fuzhou, Fujian, China, membagikan pengalaman tidak mengenakkan karena mengonsumsi makanan mentah.
Dia awalnya mengalami demam tinggi hingga lebih dari 39 derajat C dan batuk.
Sakit itu tidak kunjung sembuh selama 10 hari.
Dia awalnya coba mengobati sakitnya sendiri dan memakan beberapa obat untuk menjadi lebih baik tetapi tetap saja, tapi sakitnya tak kunjung hilang.
Dokter melakukan beberapa tes pada Lim, termasuk melakukan CT Scan.
Dan saat itulah dia menemukan fakta mengejutkan.
Baca: HMA Yusuf Siregar Hadiri Acara Purna Tugas Ketua Ketua Pengadilan Agama Lubukpakam
Baca: BBKSDA Cek Kebenaran Informasi Buaya Serang Manusia di Labura saat Mencari Ikan
Baca: Pos Lantas Doulu Tindak Tujuh Bus yang Menaikkan Penumpang di Atas Bus
Sinar-X menunjukkan bahwa di hati Lim terdapat cacing parasit yang hidup.
Ia terjangkit cacing hati, atau yang juga dikenal sebagai Clonorchis sinensis.
Baca: Seruan Gagalkan Pelantikan Presiden Jokowi Berujung Polisi, Sri Bintang Pamungkas Diperiksa Rabu
Baca: Pria Ini Nekat Curi Helm di Keramaian, Aksinya Terekam CCTV. .
Baca: HMA Yusuf Siregar Sampaikan Ranperda Tentang RPJMD Tahun 2019–2024 Kabupaten Deliserdang
Infeksi ini biasanya terjadi setelah makan sayur atau ikan air tawar mentah.
Parasit ini memiliki rentang hidup yang sangat panjang dalam inangnya.
Parasit ini paling umum ditularkan pada orang-orang di Asia, seperti Korea, Cina, Vietnam, dan Rusia.
Gejala mendapatkan infeksi seperti itu sering disalahartikan sebagai penyakit umum seperti sakit perut, demam, mual, muntah, dan diare, tetapi dalam kasus yang serius, dapat menyebabkan pembentukan batu dan bahkan kanker saluran empedu.
Baca: Info Smartphone Terbaru - Realme Luncurkan Smartphone Layar 90 Hz, Ini Bocoran Harganya
Baca: ALASAN Partai PSI Tolak Rencana Revisi UU KPK, Jawaban Tsamara Amany, Mahfud MD hingga Abraham Samad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/hati-pria-ini-digerayangi-cacing-pasasit.jpg)