News Video
Puncak Kedamaian di Papua, Deretan Jenderal dan Warga Lakukan Tradisi Bakar Batu
Puncak kedamaian di Papua ditandai dengan tradisi Bakar Batu. Ini adalah ritual memasak bersama-sama warga satu kampung
TRIBUN-MEDAN.COM - Puncak kedamaian di Papua ditandai dengan tradisi Bakar Batu.
Acara sakral ini diikuti oleh pemerintah setempat, warga dan jajaran TNI-Polri.
Dilansir dari wikipedia, tradisi Bakar Batu merupakan tradisi penting di Papua.
Ini adalah ritual memasak bersama-sama warga satu kampung yang bertujuan untuk bersyukur dan bersilaturahim.
Tonton video tradisi Bakar Batu;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
Gubernur Lukas Angkat Bicara Mahasiswa Asal Papua Ramai-ramai Pulang Kampung, Kini Lebih 300 Orang
Akhirnya Penggerak Tokoh-tokoh Mahasiswa Papua Ditangkap, Tersangka FBK Mobilisasi Akar Rumput
Veronica Koman Tersangka Rusuh Papua ternyata Dapat Beasiswa S2 dari Pemerintah, Kuliah di LN
Disebut Bakar Batu karena benar-benar batu dibakar hingga panas membara, kemudian ditumpuk di atas makanan yang akan dimasak.
Setelah makanan masak, maka warga dan tamu akan makan bersama.
Ritualnya sebagai berikut;
1. Batu ditumpuk di atas perapian dan dibakar sampai kayu bakar habis terbakar dan batu menjadi panas (kadang sampai merah membara).
2. Warga menggali lubang yang cukup dalam
3. Batu panas tadi dimasukkan ke dasar lubang yang sudah diberi alas daun pisang dan alang-alang
4. Di atas batu panas itu ditumpuklah daun pisang, dan di atasnya diletakkan daging babi yang sudah diiris-iris
5. Di atas daging babi ditutup daun pisang, kemudian di atasnya diletakkan batu panas lagi dan ditutup daun
6. Di atas daun, ditaruh ubi jalar (batatas), singkong (hipere), dan sayuran lainya dan ditutup daun lagi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tradisi-bakar-batu-di-papua.jpg)