Raibnya Uang Rp 1,6 Miliar, Asisten Gubernur Sumut Fitriyus Enggan Berkomentar
Ia malah seperti membuang 'bola panas' tersebut kepada Sekdaprovsu R Sabrina, yang juga ketua TAPD.
Penulis: Satia |
Semua nanti informasi di sini itu satu pintu. Dan masalah CCTV Satpol PP punya atau bukan, saya sudah terangkan itu.
Kalau (kantor) Satpol PP kan sudah pindah. Jadi tanya ke Biro Humas keaktifan CCTV itu bagaimana," katanya.
Menurut dia bukan kewenangannya menyampaikan perihal dimaksud. Ia hanya menyampaikan kepada yang berperan tentang pertanyaan seputar tupoksi di instansinya.
"Segala macam permasalahan yang terjadi di sini, yang menyampaikan adalah Biro Humas. Kalau ada kaitan Satpol PP, Biro Humas yang sampaikan itu bukan saya. Tanya aja ya ke Biro Humas. Jika tanya saya ada dualisme informasi," katanya.
Keterangan Suriadi Bahar justru berbanding terbalik dengan Kabag Humas pada Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu, Muhammad Ikhsan.
Ia mengaku tidak ada secara khusus Suriadi Bahar menerima data dan keterangan yang bersangkutan sekaitan CCTV mati paska kejadian uang raib tersebut.
"Tidak, tidak ada beliau sampaikan resmi ke kami soal itu. Hanya dalam rapat dengan pak wagub semalam saja dia sampaikan di situ," katanya.
(cr19/Tribun-Medan.com)