Sempat Berjaya, Kini Sepatu Bunut Asahan Sepi Peminat
Pemasaran sepatu kulit khas Bunut ini tak seperti dulu. Sepatu Bunut kini dipasarkan hanya di lingkungan Kabupaten Asahan.
TRIBUN MEDAN / MUSTAQIM
Seorang konsumen tengah melihat produk sepatu bunut di salah satu toko, di Jalan Lintas Sumatera, Kisaran, Sabtu (14/9/2019)
Sebagai pengrajin, Zufri pun berharap, Pemkab Asahan membuat kebijakan agar kejayaan Sepatu Bunut bisa kembali lagi seperti dahulu.
Harga sepatu yang ia produksi berkisar Rp 200 ribu sampai dengan Rp 400 ribu per pasangnya.
"Kalau penjualan, ramai ketika pas mau lebaran atau tahun baru aja. Jadi harapannya, pemda buat kebijakan pegawainya pakai sepatu kami, sehingga permintaan selalu ada. Apalagi ini kan ikon Asahan juga. Setiap acara PRSU di Medan, sepatu kita ini selalu dipamerkan," harapnya.
(ind/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seorang-konsumen-tengah-melihat-produk-sepatu-bunut-di-salah-satu-toko.jpg)