Bekerja Selama 20 Jam Per Hari, Pekerja Ungkap Keburukan PT Indorasaprima Sukses Gemilang

Pantauan tribun-medan.com, saat pendemo menyusuri jalan masuk ke pabrik, beberapa pekerja menghadang laju pendemo.

Penulis: Tommy Simatupang |
Tribun Medan / Tommy
Puluhan pekerja PT Indorasaprima Sukses Gemilang yang tergabung dalam Serikat Buruh Solidaritas Indonesia (SBSI) melakukan aksi demo menuntut pemgurangan jam kerja di Jalan Hok Salamuddin Siantar Estate Kabupaten Simalungun, Selasa (17/9/2019). 

Ramlan juga mengaku tidak percaya dengan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Simalungun. Menurutnya, Dinas Ketenagakerjaan tidak aktif dalam memonitor persoalan yang terjadi di PT Indorasaprima Sukses Gemilang.

"Saya kira belum percaya sama Dinas Ketenagakerjaan. Ada yang kami tegaskan juga pengawasan buruh di Provinsi itu dibubarkan saja karena gak aktif. Instansi yang berwenang agar dikroscek apa benar dikerjakan sampai 20 jam itu,"katanya.

Menanggapi hal ini, Personalia PT Indorasaprima Sukses Gemilang Agung membantah seluruh tuduhan itu. Ia mewakili perusahaan mengatakan tidak benar ada pekerja yang bekerja selama 20 jam.

Agung yang turut menghadang aksi mengharapkan seluruh buruh tidak melakukan aksi demo lagi.

"Kita bekerja sistem borongan yang ditentukan dengan Disnaker yang berjalan cukup lama. Puluhan tahun. Lebih baik kita bicara bersama. Tidak ada kerja 20 jam. Kalau ada orang sanggup kerja 20 jam saya temani 3 bulan. Itu bohong," katanya.

(tmy/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved