Gembong KKB Aceh Abu Razak Mati Ditembak Usai Viral Video Ultimatum Usir Warga Pendatang

Tim kepolisian gabungan dari Polda Aceh dan polres jajaran, Kamis (19/9/2019) sore berhasil melumpuhkan kelompok Abu Razak

Gembong KKB Aceh Abu Razak Mati Ditembak Usai Viral Video Ultimatum Usir Warga Pendatang
Istimewa
Abu Razak dan kelompoknya saat memberi ultimatum usir warga pendatang di Aceh. Abu Razak jadi DPO semasa hidupnya (insert) 

TRIBUN-MEDAN.com -  Usai memberikan ultimatum di media sosial untuk mengusir warga pendatang di Aceh, Tim kepolisian gabungan dari Polda Aceh dan polres jajaran langsung bergerak dan menembak mati Abu Razak (53).

Polisi berhasil berhasil melumpuhkan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam kontak tembak sekitar 15 menit di kawasan jembatan keude Tringgadeng, Pidie Jaya, Kamis (19/9/2019).

Pimpinan KKB itu, Abu Razak (53) tewas bersama tiga anggotanya setelah timah panas bersarang di tubuh mereka.

Sebelum ditembak mati oleh petugas polisi, Abu Razak memberikan ultimatum kepada seluruh warga pendatang di Aceh untuk meninggalkan wilayah itu.

Videonya pun viral di media sosial. Abu Razak bersama anak buahnya saat itu mengenakan seragam hijau loreng-loreng.

Saat itu Abu Razak menamakan kelompoknya Pembebasan Kemerdekaan Atjeh Darussalam/Atjeh Merdeka (PKAD/AM) dan Teuntra Islam Atjeh Darussalam (TIAD).

Pria tersebut memerintahkan warga dari luar Aceh untuk segera pergi untuk sementara waktu, tetapi diberi kesempatan bersiap-siap sampai tenggat waktu 4 Desember 2019.

Alasannya, mereka ingin menyelesaikan permasalahan di Aceh tanpa campur tangan penduduk dari luar Aceh.

Abu Razak, mungkin tidak asing, namanya pernah didengungkan oleh polisi sebagai salah satu anggota kelompok kriminal bersenjata di Aceh dalam beberapa tahun terakhir.

Namun perlu diketahui, Abu Razak dimaksud bukanlah Abu Razak (Kamaruddin Abubakar), elite Partai Aceh yang juga salah satu eks pentolan GAM.

Halaman
123
Penulis: Juang Naibaho
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved