UPDATE Gempa Ambon, 37 Meninggal dan Pengungsi Melonjak Jadi 135.875 Orang

Jumlah pengungsi akibat gempa bumi yang mengguncang Ambon pada 26 September 2019 silam, melonjak drastis.

Editor: Juang Naibaho
KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY
Pengungsi gempa Ambon mengungsi ke hutan dan perbukitan. 

UPDATE Gempa Ambon, 37 Meninggal dan Pengungsi Melonjak Jadi 135.875 Orang

TRIBUN MEDAN.com - Jumlah pengungsi akibat gempa bumi yang mengguncang Ambon pada 26 September 2019 silam, melonjak drastis.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan sebanyak 135.875 orang mengungsi akibat gempa bumi tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan data pengungsi tersebut merupakan update hingga Sabtu (5/10/2019).

Padahal sehari sebelumnya, jumlah pengungsi tercatat hanya 111 ribu jiwa.

Kenaikan jumlah pengungsi terutama di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) disebabkan sejumlah faktor.

Mulai dari gempa susulan yang masih dirasakan oleh warga, hingga adanya berita palsu.

"Informasi yang beredar melalui mulut ke mulut bahwa tanggal 9 Oktober nanti akan ada gempa besar," ujarnya seperti rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (5/10/2019).

Baca: LIVE TV ONLINE Link Live Streaming MotoGP Thailand, Berlangsung Sesaat Lagi, Cek Link Live di Sini

Baca: Isak Tangis Si Bungsu Aiptu Pariadi, Tak Ingin Ditinggal Pergi Ibu dan Ayahnya: Aku Mau Ikut Bapak!

Baca: Inilah 7 Menteri yang Disebut-sebut Akan Dipertahankan Jokowi

Selanjutnya, kenaikan jumlah pengungsi ini juga dikarenakan adanya informasi akan adanya bantuan.

Namun tidak spesifik bantuan seperti apa yang diharapkan oleh warga yang sebelumnya pernah mengungsi.

Agus menambahkan, data Posko Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi Provinsi Maluku melaporkan total jumlah rumah rusak mencapai 6.975 unit.

Jumlah rusak berat mencapai 1.914 unit dengan perincian Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) sebanyak 1.339 unit, SBB 285 unit dan Ambon 230 unit.

"Untuk rumah rusak sedang, total di Kabupaten Maleteng ada 1.101 unit, SBB 469 dan Kota Ambon 241," katanya lagi.

Baca: Usai Terdengar Suara Tembakan, Anak Aiptu Pariadi Lari Sambil Nangis dan Menjerit Panggil Sang Kakek

Baca: Dapat Info Oknum TNI Pesta Narkoba, Pangdam Langsung Perintahkan Penggerebekan Letkol AH Cs

1.105 Gempa Susulan

Selain kenaikan jumlah pengungsi dan ribuan rumah yang rusak, gempa dengan kekuatan M 6,5 tersebut telah menyebabkan 37 orang meninggal dunia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved