UPDATE Gempa Ambon, 37 Meninggal dan Pengungsi Melonjak Jadi 135.875 Orang

Jumlah pengungsi akibat gempa bumi yang mengguncang Ambon pada 26 September 2019 silam, melonjak drastis.

Editor: Juang Naibaho
KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY
Pengungsi gempa Ambon mengungsi ke hutan dan perbukitan. 

"Sebagian besar korban disebabkan karena tertimpa bangunan," imbuhnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Minggu (6/10/2019) pukul 09.00 WIT, terdapat lebih dari 1000 kali gempa susulan.

“( Gempa susulan tercatat) 1105 kali,” kata Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi BMKG Daryono melalui pesan WhatsApp, Minggu (6/10/2019) pagi.

Baca: Personel Polisi Arogan Tendang Ojek Online Kena Mutasi Jadi Staf Biasa Bagian Pelayanan

Baca: Laudya Cynthia Bella Akhirnya Jawab Isu Kemelut Rumah Tangga, Masalah dengan Suami Engku Emran

Dia menjelaskan, gempa susulan tersebut tidak semuanya dirasakan.

Ada 118 gempa susulan terasa di beberapa wilayah di Ambon dan sekitarnya.

Menanggapi bencana ini, Wali Kota Ambon telah menetapkan masa tanggap darurat hingga 9 Oktober 2019 mendatang.

Selama masa tanggap darurat ini, seluruh posko bertugas mengkoordinasikan semua unsur untuk penanganan darurat di wilayah administrasi masing-masing.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa Ambon: 135.875 Orang Mengungsi, 6.795 Rumah Rusak"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved