NEWS VIDEO
Jaksa Kejari Ajak Duel Keluarga Terdakwa, Wirya Sebut Adiknya Dikriminalisasi dan Diperas
Jaksa Toga malah menyebut dirinya diancam karena meminta supaya terdakwa pencabulan atas nama Denis Berkam Lubis diborgol.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk |
Jaksa Kejari Ajak Duel Keluarga Terdakwa, Wirya Sebut Adiknya Dikriminalisasi dan Diperas
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jaksa Kejari Medan, Toga Hutagaol menantang duel abang terdakwa terduga asusila di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (8/10/2019).
"Kecil kali kau, main kita.
Kok kau ancam-ancam pulak aku," tegas jaksa penuntut umum (JPU) Toga Hutagaol seraya terus mendekat ke abang terdakwa bernama Wirya Satria Lubis tepat di depan Cakra 8.
Suasana langsung ramai karena teriakan tersebut, langsung saja pihak keamanan PN Medan pun langsung melerai.
Namun Jaksa Toga terus berupaya mendekati Wirya.
"Kau sudah dibantu ngancam-ngancam aku pulak, main kita, kecil kali kau ah," teriak jaksa.
Pengunjung sidang pun terakhir mengerumuni jaksa yang terus marah-marah ini.
Saat ditanya mengapa marah, Jaksa Toga malah menyebut dirinya diancam karena meminta supaya terdakwa pencabulan atas nama Denis Berkam Lubis diborgol.
"Aku cuma minta supaya terdakwa diborgol jadi kenapa dia marah," kata Jaksa Toga seraya berlalu.
Atas kejadian itu, Wirya pun angkat bicara.
Ia menyebutkan bahwa awal permasalahannya bermula dari adiknya yang bekerja di Alfamart Jalan Pancing Medan, dituduh melakukan pencabulan terhadap seorang anak.
"Aku ini orang perantau, datang dari Pasaman Barat untuk kuliah dan kerja di Medan ini, aku kuliah di USU Fakultas Hukum.
Waktu itu adikku mengusir seorang anak yang bermain di sekitar Alfamart, tapi tiba-tiba dia melapor ke orang tuanya sudah dicabuli sehingga adikku dilaporkan ke Polsek Medan Timur," ungkapnya sambil menyeka airmatanya.
Saat di polsek, perbuatan yang dituduhkan tidak terbukti sesuai hasil rekaman CCTV tidak ada pencabulan yang dilakukan.