Pelantikan Jokowi & Maruf Amin

Yusril Ihza Mahendra Menteri Hukum dan HAM? Yusril Minta Maaf, Ungkap Persoalan 5 Tahun Pemerintah

Yusril Ihza Mahendra Menteri Hukum dan HAM? Yusril Minta Maaf, Ungkap Persoalan 5 Tahun Pemerintah

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Yusril Ihza Mahendra Menteri Hukum dan HAM? Yusril Minta Maaf, Ungkap Persoalan 5 Tahun Pemerintah 

"Banyak persoalan-persoalan hukum yang sebenarnya terlewatkan sama lima tahun SBY, lima tahunnya Jokowi. 10 tahun. Kalau dulu saya masih di Setneg mungkin bisa saya teriak-teriakin Menkumhamnya," ujar Yusril.

"Apa lagi zamannya Pak Hamid Awaludin. Dengan saya kan kawan betul. Masalah yang paling pokok barang kali adalah kepastian hukum dan harmonisasi hukum. Berantakan betul," lanjut dia.

Baca: Kronologi & Penyebab Mobil Lamborghini Aventador Raffi Ahmad Terbakar, Foto-foto dan Kata Polisi

Baca: Debat Panas Rocky Gerung dengan Politisi Gerindra Minta Jatah 3 Menteri ke Jokowi,Gak Malu, Videonya

Yusril lantas mencontohkan keruwetan hukum di Indonesia di sektor investasi.

Dalam pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), misalnya, ia melihat program tersebut tak berjalan lantaran terhambat persoalan hukum.

Dalam program tersebut, investor asing diizinkan memiliki lahan dan mendapat tax holiday (keringanan pajak). Namun saat dijalankan ternyata tidak bisa.

Sebab, Undang-undang Pokok Agraria melarang pihak asing memiliki lahan di Indonesia.

Selain itu, dalam prakteknya, tax holiday tak bisa diberlakukan dalam KEK.

"Akhirnya enggak jalan. Bisa jalan tapi nabrak. Ujung-ujungnya nanti jadi korupsi, Kalau lima tahun ini dibiarin, rusak ini semua. Itu satu, dari segi investasi," ujar Yusril.

Di sisi lain, Yusril menyatakan kepastian hukum juga menjadi akibat dari carut-marutnya sistem hukum di Indonesia.

Ia menilai, banyak penindakan kasus korupsi yang dipaksakan lantaran pengertian keuangan negara yang bertentangan satu sama lain.

"Jadi menurut saya banyak masalah hukum. Orang asing datang ke sini bingung. Kita sendiri menegakkan hukum bingung. Masa definisi keuangan negara ada 22. Nanti terserah. Kalau KPK yang paling sadis bunyinya yang dia pakai," ujar Yusril.

Saat ditanya posisi apa yang cocok baginya di kabinet untuk membenahi persoalan hukum di Indonesia, ia mengatakan pos tersebut ada di Menteri Hukum dan HAM.

"Lebih banyak di Kumham (Hukum dan HAM)," kata Yusril. 

Baca: Debat Panas Rocky Gerung dengan Politisi Gerindra Minta Jatah 3 Menteri ke Jokowi,Gak Malu, Videonya

Baca: Kronologi & Penyebab Mobil Lamborghini Aventador Raffi Ahmad Terbakar, Foto-foto dan Kata Polisi

(*)

Artikel ini dikutip dari kompas.com

Yusril Ihza Mahendra Menteri Hukum dan HAM? Yusril Minta Maaf, Ungkap Persoalan 5 Tahun Pemerintah

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved