Memasuki Tahun Ke 9, Korean Festival jadi Wadah Content Creator Medan

Ketua Panitia Korean Festival 2019 Afta Nisa mengatakan, tema ini dipilih sesuai dengan perkembangan musik K-Pop saat ini. Khususnya di Kota Medan.

Tayang:
Penulis: Liska Rahayu |
TRIBUN MEDAN/LISKA RAHAYU
Kelompok grup dance cover sedang melakukan penampilan di panggung Korean Festival 2019 Idol Corner di Auditorium USU, Minggu (27/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.Com, MEDAN - Ajang Korean Festival terbesar di Kota Medan kembali hadir untuk yang kesembilan kalinya. Event yang diselenggarakan oleh Korean Culture Community Medan (KCCM) ini digelar meriah di Universitas Sumatera Utara (USU), Minggu (27/10/2019).

Sejak pagi, ratusan pengunjung telah memadati gedung auditorium USU. Sembari menunggu acara dimulai, pengunjung juga bisa menikmati bazzar makanan, minuman hingga pernak-pernik K-Pop seperti kipas, gantungan kunci hingga poster.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini KCCM mengusung tema Idol Corner. Ketua Panitia Korean Festival 2019 Afta Nisa mengatakan, tema ini dipilih sesuai dengan perkembangan musik K-Pop saat ini. Khususnya di Kota Medan.

"Sekarang kalau dilihat semakin banyak idol-idol K-Pop yang debut. Jadi para K-Popers saat ini grup kesukaannya semakin beragam. Jadi kita mau menyatukan para penggemar grup idol K-Pop di acara kita ini. Makanya dipilih Idol Corner," kata Afta.

Acara yang rutin digelar setiap tahun ini dimeriahkan oleh lomba Dance Cover, lomba menyanyi, musik dan lainnya. Antusiasme penggemar K-Pop di Kota Medan sepertinya masih sangat besar. Terbukti perlombaan diikuti oleh 50 grup dari berbagai umur.

"Untuk tahun ini kita mengundang juri dari luar kota. Ini juga untuk mengapresiasi minat para penggemar musik K-Pop di Medan. Karena jurinya juga berasal dari grup Cover Dance yang sudah pasti dikenal oleh penggemar K-Pop di Indonesia," tambah Afta.

Afta menjelaskan, jumlah tiket terjual pada tahun ini mencapai 800 lebih. Belum terhitung pengunjung yang membeli tiket on the spot, atau secara langsung saat acara berlangsung.

"Yang jelas pengunjung meningkat dari tahun lalu," imbuhnya.

Afta mengatakan, dengan adanya event Korean Festival ini, diharapkan para penggemar musik K-Pop di Kota Medan bisa menyalurkan bakat-bakat mereka. Sebab, tak sedikit dari para penggemar K-Pop di Medan yang memiliki bakat menari dan menyanyi.

"Kita lihat sekarang bahkan content creator di Youtube atau di Instagram itu sekarang ada membuat video dance cover, sing cover K-Pop. Nah, KCCM ingin Korean Festival 2019 ini menjadi wadah bagi mereka, yang ada di Medan. Karena sebenarnya banyak yang suka ngedance, suka nyanyi di Medan dan gak kalah keren," jelasnya.

Seorang peserta lomba bernama Kiki mengatakan, ia sudah sering mengikuti event KCCM setiap tahunnya. Ia merasa hobinya menarikan tarian musik K-Pop bisa terealisasikan melalui event semacam ini.

"Senang aja ikut. Ngedance sama teman-teman lain, karena memang suka lihat grup K-Pop. Selain ikut event, juga buat video dance untuk diposting di Instagram," katanya.

Sepanjang acara berlangsung, para pengunjung bersorak-sorai ketika lagu dimainkan. Bak menonton konser Idol K-Pop sungguhan, mereka juga memberikan teriakan penyemangat untuk penampil.

Tak hanya itu, lighting yang mendukung, sound yang apik dan tata panggung yang menarik juga membuat event ini terasa seperti konser sungguhan.

"Semoga event ini tetap eksis ke depannya," pungkas Kiki.

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved