Breaking News:

Sebastianus Tinambunan Segera Pensiun, Pemkab Dairi Buka Lowongan Jabatan Sekda

Seleksi terbuka dilakukan oleh tim pansel, yang terdiri atas 55 persen kalangan akademisi dan profesional dari luar Dairi dan 45 persen unsur Pemprov

Penulis: Dohu Lase |
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Kasubbid Mutasi dan Promosi BKPSDM Dairi, Buha Pasaribu menunjukkan pengumuman lowongan jabatan Sekdakab Dairi, Kamis (31/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Pemkab Dairi membuka lowongan jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi. Kasubbid Mutasi dan Promosi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Dairi, Buha Pasaribu mengatakan, lowongan dibuka lantaran pejabat Sekdakab Dairi saat ini, Sebastianus Tinambunan, tak lama lagi pensiun.

"Beliau (Sebastianus Tinambunan-red) pensiun tanggal 1 Januari 2020 mendatang. Untuk itu, dilakukan seleksi terbuka untuk mengisi kekosongan. Tahapan seleksi diprediksi akan memakan waktu sebulan," ujar Pasaribu saat ditemui Tribun Medan di kantornya, Kamis (31/10/2019) sore.

Pasaribu mengungkapkan, seleksi terbuka dilakukan oleh tim pansel, yang terdiri atas 55 persen kalangan akademisi dan profesional dari luar Dairi dan 45 persen unsur Pemprov Sumut.

Tim pansel, lanjut Pasaribu, akan melakukan seleksi untuk menjaring tiga terbaik yang bakal diusulkan kepada Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah. Penentuan ada di tangan Bupati.

"Seleksi terbuka jabatan tinggi pratama Sekdakab Dairi tahun 2019 terbuka bagi seluruh pegawai ASN lingkup Sumut. Jumlah pelamar tidak dibatasi. Namun, harus lebih dari tiga," kata Pasaribu.

Pasaribu mengatakan, pendaftaran dilakukan di Sekrerariat Pansel, yaitu Kantor BKPSDM Dairi, Jalan Ki Hajar Dewantara Nomor 1 Sidikalang, mulai tanggal 1 November hingga 14 November 2019.

Tahapan seleksi administrasi dimulai tanggal 18-19 November 2019. Hasilnya diumumkan tanggal 20 November 2019.

Selanjutnya, penilaian tanggal 25 November 2019, penelusuran rekam jejak dan kompetensi tanggal 26 November 2019, ujian kompetensi bidang dan wawancara tanggal 27 November 2019, dan penetapan akhir calon Sekda tanggal 3 Desember 2019.

"Seluruh jadwal yang saya sebutkan ini bersifat tentatif. Masih bisa berubah, menyesuaikan situasi dan kondisi. Semisal, bila pendaftar cuma dua orang, masa pendaftaran terpaksa kita perpanjang tujuh hari. Setelah dua kali perpanjangan, barulah kita surati Komisi ASN guna meminta petunjuk," ungkap Pasaribu.

Pasaribu menguraikan, persyaratan umum pelamar lowongan jabatan Sekdakab Dairi, yaitu berstatus pegawai ASN, mendapat rekomendasi dari Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah, telah melaporkan harta/kekayaannya kepada KPK, berpangkat serendah-rendahnya Pembina Tingkat I (golongan IV/B) dan sudah setahun pada 1 Oktober 2019.

Kemudian, berusia maksimal 56 tahun pada 10 Januari 2020, pendidikan minimal S-1, tidak mendapat rapor merah terkait prestasi kerja selama dua tahun terakhir, tidak pernah dijatuhi pidana atau sedang dalam proses pemeriksaan dan/atau menjalani sanksi disiplin tingkat sedang atau tingkat berat.

Selanjutnya, berkomitmen meneken pakta integritas, memiliki akun e-mail, sehat jasmani dan rohani, dan bebas narkoba.

Sementara, untuk persyaratan khusus, sambung Pasaribu, yakni pernah menduduki dua atau lebih jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (setara eselon II/B) atau jabatan fungsional pangkat Pembina Tingkat I (IV/B) jenjang madya selama minimal dua tahun

"Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui website: www.dairikab.go.id," ujar Pasaribu mengakhiri. (cr16/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved