Setelah Abu Bakar al-Baghdadi Tewas, Kabar Kakak Pemimpin ISIS Ditangkap, Sembunyi dalam Kontainer

Setelah Abu Bakar al-Baghdadi Tewas, Kabar Kakak Pemimpin ISIS Ditangkap, Sembunyi dalam Kontainer

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
Kolase VoA
Setelah Abu Bakar al-Baghdadi Tewas, Kabar Kakak Pemimpin ISIS Ditangkap, Sembunyi dalam Kontainer 

Jenazah Baghdadi dikabarkan dikubur di laut. Perlakuan yang sama juga diberikan kepada mendiang Pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden, 2011 silam.

Adapun ISIS telah mengumumkan kematian Baghdadi, dan menunjuk sosok bernama Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi sebagai penggantinya.

Ancaman Baru ISIS Sasar Amerika Setelah Pimpinan al-Baghdadi Tewas, ISIS Sebar Rekaman Terbaru

T R I BUN-MEDAN.com - 

//

Kelompok ISIS akhirnya mengumumkan kematian pemimpin mereka, Abu Bakar al-Baghdadi, sekaligus menyatakan penerus yang baru.

Baca: Game Online - Akibat Kecanduan Game Online, 8 Anak Dirawat di Rumah Sakit Jiwa, Terapi Psikologis

Baca: Kanker - Daftar Makanan & Minuman Pemicu Kanker: Daging Olahan, Minuman Soda hingga Kopi Panas?

Dalam rekaman audio yang dirilis di Telegram, kelompok ekstremis itu menunjuk Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi sebagai orang nomor satu mereka.

"Kami berkabung untukmu, komandan dari orang-orang yang beriman," ujar Hashimi yang juga bertindak sebagai juru bicara ISIS.

Baca: Kanker - Daftar Makanan & Minuman Pemicu Kanker: Daging Olahan, Minuman Soda hingga Kopi Panas?

Abu Bakar al-Baghdadi yang mengumumkan "kekhalifahan" pada 2014, tewas bunuh diri ketika diserang pasukan khusus AS akhir pekan lalu.

Kelompok itu juga mengakui kematian juru bicara mereka, Abu Hassan al-Muhajir, dalam serangan yang terjadi sehari setelah Baghdadi.

Dilansir AFP Kamis (31/10/2019), ISIS menyatakan lembaga legislatif dan konsultatitf mereka langsung bersidang setelah Baghdadi tewas.

Diberitakan BBC, tidak banyak yang diketahui dari Hashimi. Sumber dari pihak keamanan menduga nama itu merupakan nama samaran.

ISIS juga tidak memberi penjelasan terkait pemimpin baru itu. Mereka hanya menerangkan bahwa Hashimi merupakan "sosok menjanjikan di dunia jihad".

Pernyataan itu juga menyebut bahwa Hashimi merupakan pejuang jihad veteran yang pernah bertarung melawan Amerika Serikat (AS) di masa lalu.

Dengan nama "al-Quraishi", kelompok tersebut berusaha menegaskan bahwa dia berasal dari suku Quraish, kualifikasi utama menjadi khalifah.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved