Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan

BOM Bunuh Diri Guncang Polrestabes Medan, Ini Daftar Polisi yang Jadi Korban Ledakan Bom

BOM Bunuh Diri Guncang Polrestabes Medan, Ini Daftar Polisi yang Jadi Korban Ledakan Bom

BOM Bunuh Diri Guncang Polrestabes Medan, 2 Pelaku Menggunakan Seragam Ojek Online

Dalam foto yang beredar tampak pelaku sudah meninggal dan dalam bentuk badan yang sudah hancur di bagian perut.

TRIBUN-MEDAN.com - Markas Komando (Mako) Polrestabes Medan yang berada di Jalan HM Said Kota Medan, dikejutkan dengar suara ledakan yang terjadi pada, Rabu (13/11/2019) pagi.

Informasi yang dihimpun, telah terjadi aksi bom bunuh diri. Dimana pelaku masuk ke Mako Polrestabes Medan.

Sejoli Ini Bertengkar hingga Bergulat Serius hanya karena Ingin Membuka Handphone dengan Face ID

Bocah 6 Tahun Tewas Disiksa Kekasih Sejenis Tantenya, Pembekuan di Batang Otak, Ini Kronologinya

Bermula dari Menonton Film Panas Bersama, Paman dan Keponakan Remaja Berhubungan Badan sejak 2018

Penumpang Perempuan Ini Terpaksa Kencing di Celana, Tuntut Maskapai Penerbangan yang Tak Ramah

Sejoli Pembunuh Sadis Berantai Dijatuhi Hukuman 654 Tahun, Telah Merenggut 20 Nyawa

Viral Video Panas Pelajar SMK di Tuban, 6 Orang di Kamar hingga Terkuak lewat Kaus Kaki

Viral Video 30 Detik Perempuan Belasan Tahun Tanpa Sehelai Benang pun di Manado, Ada Percakapan Ini

Viral Artis Muda Ini Meninggal, Calon Istri Antar ke Pemakaman dan Urung Pakai Gaun Pengantin

Ledakan diduga dari bom bunuh diri meledak di Polrestabes Medan
Ledakan diduga dari bom bunuh diri meledak di Polrestabes Medan (Istimewa)

Disebutkan bahwa ada orang yang masuk ke Mako Polrestabes Medan menggunakan atribut ojek online (Ojol).

Tak lama berselang setelah masuk terdengar suara ledakan disekitar Kantin Polrestabes Medan.

Dalam foto yang beredar tampak pelaku sudah meninggal dan dalam bentuk badan yang sudah hancur di bagian perut.

Pelaku tampak berada di dekat sebuah mobil berwarna hitam dengan posisi tergeletak di posisi ban depan kiri mobil.

Disinyalir posisi bom diletakkan pelaku di area badan untuk aksi bom bunuh diri tersebut.

Sampai saat ini belum ada pejabat berwenang di Polrestabes Medan yang bisa dimintai keterangan perihal kejadian itu.

Suasana Polrestabes Kota Medan setelah adanya bom bunuh diri, Senin (13/11/2019)
Suasana Polrestabes Kota Medan setelah adanya bom bunuh diri, Senin (13/11/2019) (HO/Polrestabes Medan)

Suasana di lokasi masih mencekam. Polisi telah memberikan police line (garis polisi) agar tidak melewati area tempat pelaku bom bunuh.

Sesuai broadcast di grup awak media, diterima pesan sebagai berikut.

Dicantumkan pula anggota polisi yang yang jadi korban luka-luka

Selamat pagi komandan, ijin melaporkan informasi awal telah terjadi Bom bunuh diri di Polrestabes medan, kronologis awal yaitu pelaku menggunakan jaket ojek online masuk melalui pintu depan menuju Bag Op, sesampai disana meledakkan diri dan mengakibatkan korban jiwa luka-luka sbb :
1. Kasi propam luka di bagian tangan
2.PHL , sdr J. Purba dibagian wajah
3. Anggota propam
4. Piket Bag Op

Pelaku dinyatakan meninggal dunia dengan tubuh hancur akibat bom bunuh diri, saat ini sedang dilaksanakan pengamanan dan penyelidikan.
Demikian dilaporkan

Kepala RS Bhayangkara, Kombes Pol A Ginting mengatakan, para korban saat ini masih dirawat intensif.

"Korban masih dirawat intensif di rumah sakit," katanya kepada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu malam (13/11/2019).

Cerita Korban Ledakan Bom Polrestabes Medan: Sampai Sekarang Saya Pikir Itu Suara Ban Pecah

Diketahui, para korban tersebut yakni Kasi Propam Polretabes Medan Kompol Abdul Mutolip mengalami luka tangan kanan robek.

Lalu Kasub Bag Bin Ops Polrestabes Medan Kompol Sarponi mengalami luka robek bokong sebelah kanan.

Selanjutnya Si Propam Polrestabes Medan Aipda Deni Hamdani mengalami luka terkena serpihan, dan rekannya, Bripka Juli Chandra, mengalami gangguan telinga kanan akibat ledakan bom.

Sementara dua lainnya, yakni Ricard Purba merupakan pekerja harian lepas (PHL) di Bag Ops mengalami luka memar di wajah dan lengan, serta Ihsan Mulyadi Siregar, mahasiswa, mengalami luka di pinggul kiri akibat terkena serpihan.

"Saat ini sedang dirawat.

Kami lagi menyiapkan dokumen untuk laporkan ke Kapolri dan jajaran. Nanti akan kita sampaikan ke masyarakat hasilnya," katanya.

Viral Kisah Wanita Antarkan Suaminya yang Mengidap Paru-paru Kronis ke Rumah Sakit Pakai Troli

Daftar Gaji PNS 2019 - Lumrah Diincar lantaran Tunjangan Dapat Berlipat-lipat dari Gaji Pokok

Janda Muda dan Brondongnya Digerebek sedang Indehoy oleh Satpol PP, Pasang Tarif Variatif

Bekerja Sebagai Pacar Sewaan, Pria Ini Punya 15 Kekasih dan Hasilkan Ratusan Juta dalam Sebulan

Viral Kisah Pria Ini Putuskan Nikahi Dua Kekasihnya Sekaligus, Akui Tak Bisa Memilih karena Cinta

Tragis, Pria Ditemukan Tewas Tersengat Listrik di Tempat Tidur, Ponsel Tertindih saat Diisi Daya

Pria 28 Tahun Tergoda Pakaian Seksi, Cabuli Adik Ipar yang Masih Remaja, Ini Kronologi Lengkapnya

Viral Ibu Diusir dari Pernikahan Putranya, Mempelai Wanita Pergi saat Mertuanya Nekat Naik Pelaminan

Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Tim Labfor Periksa Lokasi di Sekitar Warung Bubur Ayam

Sekitar pukul 08.45 WIB Mapolrestabes Medan diteror dengan bom bunuh diri, Rabu (13/11/2019).

Pantauan www.tribun-medan.com dilokasi saat ini tim Labfor Medan sedang melakukan investigasi.

Satu orang diduga pembawa bom tewas ditempat dan seorang polisi mengalami luka dibagian tangan.

Hingga saat ini kawasan disekitaran sudah diamankan dan dijaga ketat oleh kepolisian.

Awak media hanya bisa meliput dari luar kantor karena tidak diberi izin untuk masuk ke dalam.

Tim uji labfor dari Polda melakukan olah TKP di sekitaran lokasi penjual bubur dan mie ayam yang berada tepat di depan kantor Polrestabes Medan.

Olah TKP membuat para warga sekitar menjadi pusat perhatian.

Hingga saat ini, tim uji labfor masih melakukan pengembangan terus.

Pakai jaket ojol

Disebutkan bahwa ada orang yang masuk ke Mako  Polrestabes Medan menggunakan atribut ojek online (Ojol).

Tak lama berselang setelah masuk terdengar suara ledakan disekitar Kantin Polrestabes Medan.

Dalam foto yang beredar tampak pelaku sudah meninggal dan dalam bentuk badan yang sudah hancur di bagian perut.

Suasana Polrestabes Kota Medan setelah adanya bom bunuh diri, Senin (13/11/2019)
Suasana Polrestabes Kota Medan setelah adanya bom bunuh diri, Senin (13/11/2019) (HO/Polrestabes Medan)

Pelaku tampak berada di dekat sebuah mobil berwarna hitam dengan posisi tergeletak di posisi ban depan kiri mobil.

Disinyalir posisi bom diletakkan pelaku di area badan untuk aksi bom bunuh diri tersebut.

Sampai saat ini belum ada pejabat berwenang di Polrestabes Medan yang bisa dimintai keterangan perihal kejadian itu.

Suasana Polrestabes Kota Medan setelah adanya bom bunuh diri, Senin (13/11/2019)
Suasana Polrestabes Kota Medan setelah adanya bom bunuh diri, Senin (13/11/2019) (HO/Polrestabes Medan)

Suasana dilokasi masih mencekam. Polisi telah memberikan police line (garis polisi) agar tidak melewati area tempat pelaku bom bunuh.

Lila Warga yang Urus SKCK Sampai Terhempas

Aksi bom bunuh diri menggegerkan masyarakat yang saat kejadian sedang berada di Mako Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019).

Lokasi ledakan diketahui berada di area depan Kantin Intel perbatasan ruangan SKCK.
Salah seorang saksi, Lila Mayasari mengatakan bahwa saat kejadian dia sedang berada di Polrestabes Medan untuk melakukan pengurusan SKCK.
Lila berangkat dari rumah sekitar pukul 08.00 WIB dan sekitar pukul 08.30 WIB, dia sampai dilokasi untuk mengurus SKCK.
Tak berapa lama berselang, betapa terkejutnya Lila saat mendengar suara ledakan yang begitu keras.
Dia sontak terkejut dan langsung melihat kondisi yang terjadi diluar.
"Pas saya keluar, saya enggak lihat korban. Tapi saya dengar suara ledakan kuat sekali," kata Lila dengan nafas terangah-engah.
Saat kejadian, lanjut Lila ada sekitar 50 orang dilokasi. Begitu meledak ada asap putih dan ada yang teriak  bilang bom. Mereka yang panik kemudian berdesak-desakan untuk keluar.
"Ledakan terasa sampai saya terangkat. Pas kejadian Saya lagi nyantai dan tiba-tiba seperti terangkat. Saya langsung engeh ini bom," ungkap Lila.
Diceritakan Lila bahwa saat kejadian dirinya sedang menunggu panggilan. Setelah terdengar suara ledakan yang begitu kuat,  dirinya beserta orang-orang yang sedang melakukan pengurusan SKCK diarahkan untuk keluar menyelamatkan diri.
"Saya ingat anak dan langsung  keluar berdesak-desakan dengan yang lain," jelas Lila.

(Tribun-medan.com/Dimaz/Anil Rasyid*)

Penulis: Randy P.F Hutagaol
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved