Hari Guru
Kapolsek Helvetia Sambangi Guru Bahasa Inggrisnya Waktu SMA
Kapolsek Helvetia AKP Sah Udur Sitinjak memberikan kejutan kepada guru Bahasa Inggrisnya semasa SMA.
TRIBUN-MEDAN.com - Kapolsek Helvetia AKP Sah Udur Sitinjak memberikan kejutan kepada guru Bahasa Inggrisnya semasa SMA.
"Saya sengaja memberikan kejutan kepada ibu Ruaida di SMA Negeri 3 Medan,"katanya, Selasa (26/11/2019).
Ia menceritakan saat itu, Ruaida merupakan guru bahasa Inggrisnya sewaktu SMA di sekolah Matauli Sibolga dan ia merupakan guru favorit orang nomor satu di Polsek Helvetia ini.
"Saya mendatangi SMA Negeri 3 Medan untuk memberikan kejutan kepada Ibu Ruaida di mana sebelumnya saya mencari tahu keberadaan guru tersebut,"t erangnya.
Sewaktu SMA dulu, sambung Sah Udur, Ruaida merupakan guru yang paling ia senangi karena saat dibangku putih abu-abu dirinya sangat gemar berbahasa Inggris.
"Saya dulu sering bercengkrama dengan ibu Ruaida dan dari semua guru, saya memang dekatnya dengan ibu itu. Bukan berarti saya tidak dekat dengan guru yang lain,"katanya saat dihubungi melalui selularnya.
Kedatangan AKP Sah Udur tidak diketahui oleh Ruaida yang membuat guru bahasa Inggris ini terkejut dengan kedatangan muridnya dulu.
"Selamat Hari Guru, Bu," ucap AKP Sah Udur kepada Ibu Ruaida yang sedang bekerja duduk di kursi kerjanya.
Spontan Ruaida merasa ada yang mengucapkan kalimat tersebut, langsung menoleh dan melihat yang mengucapkan kalimat tersebut dan ernyata sosok muridnya yang dulu dan sekarang sudah menjadi Polwan.
"Saat itu, ibu Ruaida tidak sanggup mengeluarkan sepatah kata pun. Yang ada guru saya hanya mengeluarkan air mata yang tertahan pada kelopak matanya. Kemungkinan itu dikarenakan rasa percaya atau tidak ia diberi kejutan oleh saya selaku muridnya dulu saat SMA,"terang Sah Udur.
Sah Udur menceritakan Ruaida merupakan gurunya sewaktu sekolah di SMA Negeri 1 Matauli Sibolga dan mengajar bahasa Inggris.
Kejadian pertemuan tersebut membuat para Guru yang menyaksikan ikut larut terharu atas pertemuan itu, diantara para Guru yang menyaksikan pertemuan tersebut.
"Ya, Allah. Masih ada seorang polisi yang sudah menjadi pejabat tapi tidak melupakan jasa-jasa gurunya," kata seorang guru yang melihat kedatangan Sah Udur.
Sementara itu, Ruaida mengaku kenangan indah masa-masa di SMA Negeri 1 Matauli Sibolga.
"Saat itu kami sama-sama anak Medan jadi kami jarang menurunkan koper dari atas lemari kecuali hari tertentu seperti hari libur,"ujar Ruaida.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapolsek_helvetia.jpg)