Kasi Pemerintahan Desa Digebuki Massa selepas Masuk Rumah Perempuan yang Sudah Bersuami

Kasi Pemerintahan Desa Digebuki Massa selepas Masuk Rumah Perempuan yang Sudah Bersuami

Tayang:
Youtube
Foto ilustrasi_Tidak berkaitan langsung dengan naskah berita. Masuk Rumah Wanita Bersuami Malam Hari, Perangkat Desa di Laren Lamongan Digebuki dan Didemo Warga. #Kasi Pemerintahan Desa Digebuki Massa selepas Masuk Rumah Perempuan yang Sudah Bersuami.(Youtube) 

Kasi Pemerintahan Desa Digebuki Massa selepas Masuk Rumah Perempuan yang Sudah Bersuami

Masuk rumah wanita bersuami malam hari

Seorang perangkat Desa Laren, Lamongan

Sempat digebuki dan kini didemo warga

Warga yang memergoki Mujib memasuki rumah wanita bersuami sempat terbawah emosi.

Warga yang memergokinya menduga, Mujib selingkuh dengan wanita yang juga warga desanya itu.

Hingga lima warga yang memergoki saat itu sempat menganiaya Mujib.

Kini, setelah satu bulan lebih kasus itu menghebohkan warga desa, kini Mujib pun dituntut mundur dari perangkat desa.

Ratusan warga Dusun Lengor Desa Pelangwot Kecamatan Laren Lamongan Jawa Timur meluruk ke Balai Desa dan Kantor Kecamatan Laren.

Aksi massa desa di utara Bengawan Solo ini menuntut, agar Camat Laren, Mohammad Naim memberhentikan Kasi Pemerintahan Desa Pelangwot, Mujib Utomo dari jabatannya, Selasa (26/11/2019).

Gerakan ini dipicu kemarahan warga karena ulah Mujib yang diduga berselingkuh dengan warga desa setempat, Rabu (9/10/2019) dini hari.

Massa bergerak ke kantor desa dan kantor kecamatan menuntut agar Kasi Pemerintahan Desa Pelangwot, Mujib Utomo dicopot karena diduga selingkuhi istri orang, Selasa (26/11/2019)
Massa bergerak ke kantor desa dan kantor kecamatan menuntut agar Kasi Pemerintahan Desa Pelangwot, Mujib Utomo dicopot karena diduga selingkuhi istri orang, Selasa (26/11/2019) (SURYA.co.id/Hanif Manshuri)

Ulah Mujib yang masuk ke rumah wanita yang sudah bersuami pada dini hari itu dipergoki warga bahkan sampai terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh lima orang warga terhadap Mujib.

Paginya warga dan Mujib harus berurusan di Polsek Laren.

Namun keduanya, antara warga dengan Mujib mencapai kata damai.

Ternyata penyelesaian di Polsek Laren tidak bisa diterima warga lainnya.

Jedah sebulan insiden itu terjadi, hari kemarahan warga tersulut hingga berujung menggelar aksi ke Kantor Kecamatan Laren.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved