Pencopotan Camat

2 Camat yang Dicopot Tak Hadir, Wabup Deliserdang: Mereka Hanya Mau Terima Jabatan

Ketidakhadiran Khairul Saleh dan Irawadi Harahap , lanjut Yusuf, akan menjadi bahan pertimbangan baginya.

2 Camat yang Dicopot Tak Hadir, Wabup Deliserdang: Mereka Hanya Mau Terima Jabatan
Tribun Medan/Indra Gunawan
Ahmad Turmudji yang dicopot dari jabatannya sebagai Camat Galang ketika berada di gedung aula Cendana tempat pelaksanaan dilakukannya pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Deliserdang Jum,at, (6/12/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Wakil Bupati Deliserdang M Ali Yusuf Siregar  kecewa dengan sikap yang ditunjukkan oleh dua orang camat yang dicopot dari jabatannya dan tidak bersedia hadir memenuhi undangan pelantikan di Aula Cendana Kantor Bupati Jumat, (6/12/2019).

Kedua Camat itu adalah Camat STM Hilir, Khairul Saleh dan Camat Pantai Labu, Irawadi Harahap. 

"Yang enggak datang ini suatu pertanda bahwa mereka hanya bisa menerima jabatan saja. Ketika dicabut enggak hadir, padahal masih ada waktu. Bagaimana pimpinan mau berikan jabatan? Dicopot enggak mau padahal masih ada jabatan. Bukan jabatan camat saja di sini ada karena ada jabatan juga di dinas," kata M Ali Yusuf Siregar.

Ketidakhadiran Khairul Saleh dan Irawadi Harahap , lanjut Yusuf, akan menjadi bahan pertimbangan baginya. 

"Sudah diundang tidak hadir. Enggak dikasih jabatan sekarang ini bukan berarti itu kiamat. Kan masih ada lagi waktu," kata Yusuf Siregar.

Pada saat itu ia sempat memuji Ahmad Turmudji. Meskipun dicopot dari jabatannya sebagai Camat Galang namun berani untuk hadir. Ia pun sempat meminta agar yang lainnya yang ada di dalam ruangan acara pelantikan dapat memberikan tepuk tangan.

Diundang Hadiri Pelantikan, Camat Galang Ternyata Dicopot dari Jabatan

"Terimakasih kepada Bapak Turmudji. Dicopot dan dilantik, diberikan jabatan tidak masalah. Berikan tepuk tangan dulu. Ini hal biasa. Ketika enggak ada jabatan jangan merasa tidak enak, masih ada waktu dikemudian hari," kata Yusuf.

Kepada wartawan, Yusuf menegaskan bahwa Camat yang dicopot karena dianggap tidak memiliki prestasi yang baik.

Untuk itu, lanjutnya, sudah sepantasnya diberikan kepada yang baru dengan harapan agar bisa lebih baik lagi kondisinya. Namun demikian secara spesifik Yusuf tidak bersedia menyebutkan dimana kinerja yang tidak baik itu.

"Mutasi dan rotasi biasalah. Jangan enggak dapat jabatan macam kiamat. Ya prestasinya tidak baiklah. Kalau yang baik pasti tetap kita kasih penghargaan," katanya. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved