KRONOLOGI Lengkap Begal Sadis Underpass Titikuning, Wakid Ingin Bertemu Pelaku dan Bersalaman

Saat kejadian, tubuh Wakid bersimbah darah karena luka tebasan celurit di tangan sebelah kanan. Bahkan nyaris putus.

Tribun Medan
Wakid, korban begal di sekitar Underpass Titikuning Jalan Tritura Medan yang terjadi pada Selasa (7/1/2020) pukul 05.30 WIB. #KRONOLOGI Lengkap Begal Sadis Underpass Titikuning, Wakid Ingin Bertemu Pelaku dan Bersalaman. (Tribun Medan) 

KRONOLOGI Lengkap Begal Sadis Underpass Titikuning, Wakid Ingin Bertemu Pelaku dan Bersalaman

Saat kejadian, tubuh Wakid bersimbah darah karena luka tebasan celurit di tangan sebelah kanan. Bahkan nyaris putus.

TRIBUN-MEDAN.COM - Peristiwa begal di Medan marak.

Pelaku begal yang menebas korban dengan celurit di sekitar Underpass Titikuning Jalan Tritura Medan belum ditangkap.

Diwawancarai www.tribun-medan.com, korban begal, Wakid (63), menyebutkan kejadian terjadi hari Selasa (7/1/2020) pukul 05.30 WIB saat ia hendak berangkat kerja.

Ia mengalami luka parah.

Saat kejadian, tubuh Wakid bersimbah darah karena luka tebasan celurit di tangan sebelah kanan.

Bahkan nyaris putus.

Saat ini ia menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Mitra Sejati di Jalan AH Nasution.

Wawancara dengan Wakid;

Wakid menceritakan kronologi kejadian.

Seperti biasa ia tak khawatir melintas di sekitar Underpass Titikuning, tiba-tiba dua pria berboncengan langsung menebas tangannya.

"Awalnya tidak ada yang mencurigakan. Tiba-tiba datang dua orang yang mengendarai sepeda motor dari belakang dan langsung menghantam saya dengan celurit," ungkapnya.

Kondisi korban kejahatan jalanan (begal) Wakid saat dirawat di Rumah Sakit Umum Mitra Sejati, Medan, Rabu (8/1/2020). Wakid mengalami luka serius di bagian tangan kanan, kini menjalani perawatan intensif.
Kondisi korban kejahatan jalanan (begal) Wakid saat dirawat di Rumah Sakit Umum Mitra Sejati, Medan, Rabu (8/1/2020). Wakid mengalami luka serius di bagian tangan kanan, kini menjalani perawatan intensif. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Kejadian begitu cepat, Wakid langsung mendapat serangan dari pelaku dengan menebas secara membabi buta ke arah tangan kanannya.

"Saya sudah tidak bisa berfikir apapun. Saya menepi meninggalkan sepeda motor," sambungnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved