KRONOLOGI Lengkap Begal Sadis Underpass Titikuning, Wakid Ingin Bertemu Pelaku dan Bersalaman
Saat kejadian, tubuh Wakid bersimbah darah karena luka tebasan celurit di tangan sebelah kanan. Bahkan nyaris putus.
"Sementara pelaku berusaha mendirikan sepeda motor Honda GL Pro miliknya yang saya modif menjadi trail," tambahnya.
Korban tampak terbujur lemas, kedua matanya hanya terbuka sedikit.
Sesekali dia menahan rasa sakit ditangan kanannya yang terluka akibat luka sabetan.
"Waktu itu yang selamatkan saya, ibu-ibu dua orang. Saya minta tolong panggilkan becak. Pertama mau dibawa ke RS Sembiring, namun karena jauh, saya minta di bawa ke sini saja," urainya.
Di temani sang istri, Wakid yang masih terbaring lemah mengatakan bahwa dirinya tidak banyak menuntut dan tak memiliki dendam terhadap pelaku yang sudah melukai dirinya.
"Saya berharap polisi bisa mengamankan pelaku, agar tidak ada korban lainnya. Kedua pelaku sangat kejam," tuturnya.
"Saya tidak berharap banyak, sepeda motor sudah saya diikhlaskan. Saya cuma ingin ketemu sama pelakunya, bersalaman, semoga ia segera bertaubat," pungkas Wakid.
Pembuluh Darah Arteri Putus
Wakid (63) menjalani perawatan intensif di RS Mitra Sejati pascamenjadi korban begal pada Selasa (7/1/2020) pagi.
Pria yang mengaku warga Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang ini harus menjalani perawatan intensif dan menjalani operasi pemasangan penyangga (pen) di bagian lengannya.
Tidak hanya mengalami luka serius hingga mendapat tindakan operasi, Wakid juga kehilangan sepeda motor Honda GL pro yang dimodif menjadi trail.
Terkait perawatan intensif korban, Humas RSU Mitra Sejati, Erwin mengatakan bahwa pihak rumah sakit sejak awal pasien (Wakid) masuk, terus dilakukan penanganan.
"Pokoknya dari awal masuk, kita tangani, di jahit tangan kanannya yang luka.
Baru disiapkan untuk mulai operasi," ujarnya saat ditemui Tribun Medan di RS Mitra Sejati, Rabu (8/1/2020).
Saat ditanya terkait luka serius dan tindakan yang telah dilakukan tim medis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/begal-di-sekitar-underpass-titikuning.jpg)