TERBARU Reynhard Sinaga, Jaksa Anggap Hukuman Reynhard Sinaga Terlalu Ringan, Tidak Boleh Dibebaskan

TERBARU Reynhard Sinaga, Jaksa Anggap Hukuman Reynhard Sinaga Terlalu Ringan, Tidak Boleh Dibebaskan

Editor: Salomo Tarigan
Instagram via BBC Indonesia
TERBARU Reynhard Sinaga, Jaksa Anggap Hukuman Reynhard Sinaga Terlalu Ringan, Tidak Boleh Dibebaskan 

TERBARU Reynhard Sinaga, Jaksa Anggap Hukuman Reynhard Sinaga Terlalu Ringan, Tidak Boleh Dibebaskan

T R I B U N-MEDAN.com - TERBARU Reynhard Sinaga, Jaksa Anggap Hukuman Reynhard Sinaga Terlalu Ringan, Tidak Boleh Dibebaskan.

//

Jaksa Agung Inggris menyatakan, Reynhard Sinaga seharusnya tidak boleh dibebaskan dan menilai hukumannya terlalu ringan.

Blokir STNK Online agar Gak Kena Pajak Progresif, Penjelasan Polisi terkait Penghapusan Identitas

JAWABAN Luhut Pandjaitan Dugaan Korupsi Asabri Periksa Permainan Saham dan Ancaman Dirut Asabri

Reynhard dihukum seumur hidup di Pengadilan Manchester setelah melakukan pemerkosaan terbesar sepanjang sejarah Inggris.

Pria berusia 36 tahun itu terbukti melakukan 159 pemerkosaan, dengan 48 korbannya yang adalah pria telah terkonfirmasi.

JAWABAN Luhut Pandjaitan Dugaan Korupsi Asabri Periksa Permainan Saham dan Ancaman Dirut Asabri

Hakim Suzanne Goddard merekomendasikan Reynhard Sinaga menjalani hukuman minimal selama 30 tahun, sebelum dipertimbangkan apakah bisa mengajukan banding.

Basmi Kelabang yang Masuk ke Rumah dengan 5 Cara Berikut, Bisa Gunakan Bahan-bahan Dapur

Jaksa Penuntut Inggris membawa kasus itu ke Jaksa Agung Kerajaan, yang mendaftarkannya ke Pengadilan Banding karena dianggap terlalu ringan.

Blokir STNK Online agar Gak Kena Pajak Progresif, Penjelasan Polisi terkait Penghapusan Identitas

Dilansir Sky News Kamis (16/1/2020), Jaksa Agung Geoffrey Cox berujar, "perintah seumur hidup" harus diaplikasikan kepada Reynhard.

Blokir STNK Online agar Gak Kena Pajak Progresif, Penjelasan Polisi terkait Penghapusan Identitas

Di mana artinya, pria asal Jambi tersebut kejahatannya dianggap sangat serius sehingga seharusnya dia tidak boleh dibebaskan.

"Reynhard melakukan sejumlah serangan mengerikan, selama periode lama yang menyebabkan rasa sakit substansial dan penderitaan psikologis bagi para korbannya," urai Cox.

Ruben Onsu Kaget Temukan 2 Benda Ini di Kamar Betrand Peto, Terharu saat Anaknya Sebut Pelepas Rindu

"Kini, keputusan berada di tangan pengadilan apakah bakal menaikkan hukuman," jelas Cox mengomentari kasus Reynhard.

Dalam persidangan yang terjadi dalam empat tahap, Reynhard Sinaga melakukan perbuatannya dalam kurun waktu 2015 hingga 2 Juni 2017.

Polisi meyakini, kejahatan Reynhard berlangsung lebih lama lagi. Yakni ketika dia tinggal di Inggris pada 2017, dengan korbannya bisa mencapai 195 orang.

Sulung dari empat bersaudara itu mengambil S2 di Universitas Manchester, sebelum meneruskan PhD di Universitas Leeds untuk geografi manusia.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved