News video

Ejek Teman Lewat Grup Whatsapp, Tan Ben Chong Jadi Pesakitan di Pengadilan

Tan Ben Chong, Ketua Yayasan Sosial Lautan Mulia, didakwa melakukan penghinaan terhadap korban Tony Harsono.

Ejek Teman Lewat Grup Whatsapp, Tan Ben Chong Jadi Pesakitan di Pengadilan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengusaha terkenal di Kota Medan, Tansri Chandra alias Tan Ben Chong (73), menjalani sidang pelanggaran UU ITE pencemaran nama baik melalui WhatsApp Group Rabu(22/1/2020).

Tan Ben Chong, Ketua Yayasan Sosial Lautan Mulia, didakwa melakukan penghinaan terhadap korban Tony Harsono.

Dalam sidang yang beragendakan keterangan saksi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edmond N. Purba mengadirkan Tony Harsono yang merupakan saksi korban dari kasus pelanggaran UU ITE pencemaran nama baik yang di lakukan Tan Ben Chong dan dua orang lainnya.

Saat didudukan di kursi persidangan, Tony Harsono dan kedua temannya memberikan kesaksian secara bergantian.

Tony mendapatkan kesempatan pertama. Tony lelaki yang berkepala plontos ini mengaku Ia dikatai aseng botak, merampok uang, dan tukang bakar oleh terdakwa Tan Ben Chong.

"Saya dibilang aseng botak, merampok uangnya, tukang bakar oleh Tan Ben Chong di dalam tulisannya pada WhatsApp Group Yayasan Sosial Lautan Mulia," ujar Tony kepada Majelis.

Hakim Ketua Erintuah Damanik menanggapi santai dengan menanyakan kembali soal kepalanya yang botak.

"Kau kan memang botak, dari mana pencemaran nama baiknya?" cetus Erin kepada Tony.

Tony Harsono mengaku bahwa ia diberikan uang senilai Rp300 juta dan diminta mengundurkan diri dari Yayasan Tunas Andalan Nusa atau Institut Teknologi dan Bisnis.

Halaman
12
Editor: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved