Rasakan Sensasi Kuliner Lintas Negara di Mutia Garden
Tidak seperti restoran pada umumnya yang menyajikan satu menu makanan lokal ataupun mancanegara, Mutia Garden hadir dengan konsep yang berbeda.
TRIBUN-MEDAN.com - Tidak seperti restoran pada umumnya yang menyajikan satu menu makanan lokal ataupun mancanegara, Mutia Garden hadir dengan konsep yang berbeda.
Anda bisa memesan menu di lima tenant yang tersedia, di mana masing-masing menyediakan varian makanan yang berbeda.
Beberapa tenant tersebut yakni The Tavern, yang menyediakan makanan western atau eropa. Anda bisa memesan steak and frites yang menjadi menu favorit serta fish and chips, perpaduan antara kentang goreng dan ikan dori yang digoreng dengan tepung.
Pada menu western juga Anda bisa menikmati beberapa varian pizza khas Mutia Garden yang disajikan dengan bentuk yang lebih tipis dan krispi.
Tenant yang kedua ada Thai Box, yang menyediakan varian makanan khas Thailand, tentu menjadi incaran bagi Anda penggemar masakan Thailand.
Ada manggo sticky rice yang sedang populer, yakni sajian pulut dengan santan serta potongan-potongan buah mangga. Juga ada steamed fish lime dan tomyam yang khas dengan rasa yang lebih segar.
Bagi Anda penyuka makanan Malaysia dan Singapura, bisa mencoba memesan di tenant Straits Kitchen yang menyajikan masakan-masakan khas malaka.
Dengan menu andalan Hainannese roasted chicken rice, sajian ayam panggang dan nasi, menu ini tersedia dalam berbagai ukuran. Selain itu, Anda juga dapat memesan varian hot pot di tenant Orient Express, dan juga dimsum dan pao.
Jika tidak menyukai makanan luar dan lebih memilih makanan yang sesuai dengan lidah lokal Anda, tentu saja Anda bisa memesan makanan khas Indonesia di tenant Warung Mutia.
"Kalau masakan khas Indonesia kita pasti semuanya jadi favorit, karena lebih akrab dengan lidah warga lokal," ujar Shella, leader operasional Mutia Garden saat menjelaskan berbagai varian menu.
Hal yang menarik, di setiap tenant Anda bisa menyaksikan bagaimana pesanan Anda diproses karena masing-masing tenant memiliki open kitchen. Selain itu, setiap masakan yang Anda pesan diproses langsung saat Anda memesannya.
"Karena setiap tenant ada open kitchen, jadi pengunjung bisa melihat bagaimana masakannya diolah. Terus menu-menu di sini juga semuanya segar-segar, karena diproses langsung saat dipesan," ujarnya.
Cafe dengan nuansa bambu yang buka sejak Mei 2019 ini memiliki jumlah pengunjung yang cukup banyak, yakni mencapai jumlah 1800 pengunjung dalam satu hari berdasarkan trafic pengunjung saat bulan ramadhan tahun lalu.
"Karena konsep kita yang berbeda jadi pengunjung tertarik untuk datang. Trafic jumlah pengunjung terakhir waktu bulan puasa tahun lalu itu mencapai 1800 per hari," ungkapnya.
Ke depan, Mutia Garden akan kembali memperluas jenis masakan yang dibuatnya serta dengan sajian tempat yang berbeda pula.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/leisure-mutia-garden.jpg)