Sepanjang 2019 GoJek Tempuh Perjalanan 128 Juta KM di Kota Medan
Secara total GoJek telah menempuh perjalanan sejauh 128 juta kilometer di Kota Medan sepanjang tahun 2019.
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Secara total GoJek telah menempuh perjalanan sejauh 128 juta kilometer di Kota Medan sepanjang tahun 2019.
Jika pada awal berdirinya GoJek dikenal sebagai aplikator transportasi online, seiring berjalannya waktu, GoJek menjelma menjadi suatu ekosistem yang memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Hal ini diungkapkan VP Regional Corporate Affairs GoJek, Michael Reza Say dan Head of Regional Corporate Affairs GoJek Sumbagut, Dian Lumban Toruan dalam kunjungan ke Kantor Tribun Medan, Selasa (18/2/2020).
“Medan merupakan salah satu kota yang warganya begitu lekat dengan GoJek. Ke depannya, kita tetap ingin mengedukasi masyarakat bahwa GoJek bukan lagi sekadar aplikasi transportasi online tapi sudah merupakan sebuah ekosistem. Untuk itu kami akan terus berinovasi menghadirkan solusi yang dibutuhkan pelanggan serta memastikan pengalaman terbaik dalam penggunaan aplikasi kami," kata Michael.
Dalam kunjungannya ke Tribun Medan, Michael bercerita mengenai awal berdirinya GoJek. Ia juga mengenalkan kejoG untuk Medan, sebuah kilas balik GoJek.
Kilas balik ini dilakukan secara nasional dengan mengulas solusi yang sudah ditawarkan GoJek selama 2019 untuk memudahkan kehidupan masyarakat. Solusi ini berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan masing-masing kota.
Untuk Kota Medan, GoJek menghadirkan lima solusi yakni GoGreener, GoGames, Fitur ganti lokasi GoFood, Donasi Digital GoJek, dan Fitur Keamanan,
Semua solusi yang ditawarkan GoJek mendapat respons positif dari masyarakat dan juga mitra.
“Alasan mengapa lima solusi ini menjadi bagian dari kejoG untuk Medan karena kami melihat bahwa pelanggan di Kota Medan dan sekitarnya memiliki preferensi dan kebutuhan akan solusi tersebut dalam keseharian mereka,” tambah Michael.
Misalnya Fitur Ganti Lokasi GoFood yang memungkinkan masyarakat untuk pesan makanan dari manapun, kapanpun, untuk siapapun. Masyarakat bisa mengirimkan berbagai kuliner tidak hanya dari area lain di kota yang sama bahkan juga dari kota dan negara yang berbeda.
"Fitur ini pertama kali kami hadirkan pada Februari 2019. Pada Desember 2019 jumlah transaksi melalui fitur ini meningkat lebih dari 120 kali lipat dibandingkan saat pertama kali diluncurkan. Bahkan lebih tinggi dari nasional yang hanya tumbuh 48 kali lipat," katanya.
Selain itu dalam inisiatif untuk mengajak seluruh ekosistem GoJek mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, pihaknya menghadirkan GoGreener. Jumlah konsumen maupun mitra yang mengadopsi program GoGreener meningkat hingga 4,5 kali lipat dibandingkan awal 2019
"Selama 2019 hampir 100% pelanggan GoFood memilih opsi untuk tidak membeli alat makan sekali pakai ketika membeli makanan dan minuman dari outlet yang berpartisipasi dalam program GoGreener," kata Michael.
Pada September 2019, GoJek juga menghadirkan GoGames. Fitur ini merupakan one-stop gaming ecosystem yang memberikan berbagai kemudahan untuk gamers.
"Ada tiga permainan dengan top-up transaksi terbanyak di 2019, yakni Free Fire, Mobile Legends, dan Hago. Transaksi GoGames meningkat hingga empat kali lipat sejak pertama kali diluncurkan pada September 2019," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gojek-kunjungi-kantor-tribun-medan.jpg)