Ingin Investasi Jual-Beli Helm? Ini Jenis yang Harganya Tinggi

Tak sekadar pelindung kepala tapi kini helm telah menjadi pendongkrak penampilan saat berkendara.

KOMPAS.com/Aprida Mega Nanda
Beberapa koleksi helm yang ada di RC Motogarage. 

TRIBUN-MEDAN.com-Tak sekadar pelindung kepala tapi kini helm telah menjadi pendongkrak penampilan saat berkendara. Tak pelak helm pun merupakan salah satu komoditi gaya hidup pemotor.

Ahmad M salah satu anggota Belajar Helm, komunitas pecinta helm yang juga aktif sosialisasi kampanye keselamatan, mengatakan, karena masuk pada ranah gaya hidup, helm juga bisa jadi barang investasi.

"Bisa dengan syarat jenis dan grafis tertentu. Misal sudah langka jenisnya terus masih mulus, biasanya harga gelap. Seperti motor jadul, ada saja orang yang mau nostalgia," kata Ahmad kepada Kompas.com, Kamis (20/2/2020).

Helm Arai yang dijual di Indonesia
Helm Arai yang dijual di Indonesia (Azwar Ferdian/Kompas.com)

Untuk jenis helm, Ahmad mengatakan biasanya yang bakal naik daun ialah helm-helm dari pebalap terkenal. Sebab tak dipungkiri, pebalap top semisal pebalap MotoGP ialah sosok yang panting bagi penggemar helm.

"Untuk helm biasanya tergantung siapa yang pakai. Seperti Valentino Rossi yang (mungkin) sebentar lagi pensiun sekarang mulai diburu helm-helmnya," katanya.

Contoh lain helm-helm yang punya nilai jual tinggi ialah helm-helm yang pembalapnya sudah pensiun atau sudah meninggal, atau yang populasinya memang sedikit dari pabrikannya.

"Seperti seri IOM TT di Arai harganya gelap untuk jenis tahun tertentu," katanya.

Seperti mobil atau motor klasik, tak nyana untuk beberapa helm harga bekasnya bisa lebih tinggi dari saat baru. Walaupun hal itu juga tergantung penjual, semakin sedikit maka semakin mahal.

"Tergantung populasinya di Indonesia tepatnya. Biasanya para seller yang 'goreng' harga karena populasinya sedikit," katanya. (Gilang Satria)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Helm Juga Bisa Dijadikan Investasi, Ini Cirinya"

Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved