SD Santo Antonius 1 & 2 Siap Digitalisasi Perpustakaan, Peringkat II Perpustakaan Terbaik Kota Medan

Perpustakaan digital akan mempermudah murid untuk mendapatkan informasi atau ilmu yang ingin mereka cari

Editor: Salomo Tarigan
T R I B U N MEDAN/Kartika sari
Perpustakaan SD Santo Antonius 1 dan 2 memiliki 2300 koleksi buku. Perpustakaan ini meraih juara II sebagai perpustakaan terbaik di kota Medan yang kini bersiap untuk menjadi perpustakaan digital 

T R I B U N-MEDAN.com - Perpustakaan yang identik dengan suasana tenang, lengkap dengan beragam buku, bak 'Surga' bagi para pencinta buku.

Seiring perkembangan zaman, perpustakaan kini tidak hanya bersifat offline.

Sudah banyak perpustakaan layanan publik yang bergerak berbasis digital.

Perpustakaan berbasis digital inilah yang sedang dirampungkan SD Santo Antonius 1 dan 2.

Pustakawan SD Santo Antonius, Novi sangat mendukung adanya Perpustakaan berbasis digital ini.

Ia menuturkan bahwa penerapan tersebut akan mempermudah murid untuk pencarian buku.

"Saya sangat setuju dan mendukung penerapan perpustakaan berbasis digital.  Karena dengan penerapan tersebut, akan mempermudah murid untuk mendapatkan informasi atau ilmu yang ingin mereka cari," ujar Novi kepada T r i b u n, Minggu (23/2/2020).

Perpustakaan SD Santo Antonius 1 dan 2 yang memiliki 2300 koleksi buku. Perpustakaan ini meraih juara II sebagai perpustakaan terbaik di kota Medan yang kini bersiap untuk menjadi perpustakaan digital
Perpustakaan SD Santo Antonius 1 dan 2 yang memiliki 2300 koleksi buku. Perpustakaan ini meraih juara II sebagai perpustakaan terbaik di kota Medan yang kini bersiap untuk menjadi perpustakaan digital (T R I B U N MEDAN/Kartika sari)

Prestasi perpustakaan SD Antonius juga patut diperhitungkan.

Pada 2019 lalu SD Santo Antonius meraih peringkat kedua pada kategori Perpustakaan Terbaik kota Medan dan peringkat pertama pada kategori pustakawan terbaik.

Kepala SD Santo Antonius 1 dan 2, Franseline mengungkapkan bahwa ada beberapa penilaian yang harus dilewati perpustakaan untuk memenuhi kriteria.

Di antaranya adalah fasilitas dan tata kelola perpustakaan.

"Dalam perlombaan ini tenaga pustakawannya sudah dikasih materi kemudian dipresentasikan. Perpustakaan juga dinilai mengenai koleksi buku yang tersedia, tata kelola peminjaman buku dan media apa saja yang tersedia. Selain itu dari segi fasilitas juga dilihat karena mereka juga survey langsung ke perpustakaan," ungkap Franseline.

Franseline menuturkan  melalui perlombaan yang diselenggarakan oleh perpustakaan Medan ini, SD Santo Antonius bergerak untuk mendigitalisasi perpustakaan.

"Perpustakaan di SD Santo Antonius ini belum online. Kami sudah membeli aplikasi untuk dapat online terhubung langsung ke perpustakaan nasional. Akhirnya kami harus ganti semua barcodenya dan kami sedang melakukan input online. Selama ini kami offline," tuturnya.

Tim SAR Temukan 2 Jenazah Terakhir Korban Susur Sungai SMPN 1 Turi, Ini Daftar 10 Pelajar yang Tewas

Banjir Jakarta Terseret Isu Wanita Bisa Hamil di Kolam Renang, Inilah Kicauan Menggelitik Netizen

Perpustakaan Sd Santo Antonius 1 dan 2 saat ini memiliki koleksi buku sebanyak 2300 eksemplar dan nonbuku sekitar 200 seperti kaset dan dvd.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved