Banting Setir Tekuni Panahan, Dicky Lubis Bertekad Tembus PON 2024

Sicky Herfiansyah sukses menyumbang medali perunggu bagi Sumut di arena Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV Jakarta tahun 2019 lalu

Tayang:
TRIBUN MEDAN/HO
ATLET panahan Sumatera Utara asal kota Medan, Dicky Herfiansyah Lubis. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Sukses menyumbang medali perunggu bagi Sumut di arena Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV Jakarta tahun 2019 lalu, semakin melecut semangat Dicky Herfiansyah Lubis untuk meraih prestasi lebih tinggi lagi.

Atlet panahan asal kota Medan ini pun bertekad bisa menembus skuat tim Sumut pata PON tahun 2024.

Menurutnya peluang tersebut cukup besar.

Selain usianya yang masih sangat muda, saat PON ke-XXI tersebut, Sumut merupakan tuan rumah pesta olahraga paling bergengsi di Indonesia itu bersama Provinsi Aceh.

"Impian setelah meraih prestasi di tingkat kota tentunya tingkat provinsi. Setelah itu pasti juga ingin berprestasi di tingkat nasional yaitu PON. Ke depan terus berpacu dengan waktu dan giat latihan untuk mengukir prestasi demi prestasi," ujarnya, Rabu (4/3/2020).

Dicky menuturkan, dirinya mulai menekuni cabang olahraga sekitar dua tahun lalu saat masih duduk di kelas IX SMP.

Untuk mengasah bakat memanah yang dimilikinya, putra pasangan Herman Lubis dan Nurhidayati ini bergabung dengan Planters Archery Club yang bermarkas di kampus STIP-AP Medan.

BBA Klub Persiapkan Atlet Panahan untuk PON 2024

Setelah bergabung, setiap Sabtu sore dan Minggu Dicky pun rajin melatih skill dan teknik panahan di bawah asuhan pelatih Yose Andre Sinuhaji.

"Milih gabung Planters, karena tempat latihan Planters Archery Club tidak jauh dari rumah saya di Jalan Willem Iskandar," kata Siswa yang saat ini duduk di kelas X SMA Dharmawangsa Medan ini.

Dicky juga menuturkan, perjalanannya sebagai atlet pelajar penuh dengan dinamika.

Awalnya, Dicky sebenarnya tertarik menggeluti renang dan tenis lapangan.

Namun rupanya di cabor renang dan tenis, dirinya tak menunjukkan perkembangan , apalagi prestasi.

Ingin mencoba yang baru, Dicky kemudian kepincut dengan panahan yang saat itu gencar melakukan promosi pada atlet pelajar dan usia dini.

"Tadinya hanya ingin mengetahui hal baru dan mencoba olahraga panahan untuk melatih ketenangan, kosentrasi. Panahan juga dianjurkan dalam agama Islam makanya niat untuk menggelutinya," katanya.

Pilihan Dicky banting setir ke cabor panahan rupanya tak sia-sia.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved