Ini yang Terjadi dengan Tubuh setelah Digigit Nyamuk Demam Berdarah

Nyamuk DBD betina dan jantan tidak banyak perbedaan. Hal yang membedakan hanya keberadaan rambut di antena nyamuk jantan

AFP PHOTO/MARVIN RECINOS
Nyamuk Aedes aegypti 

Ini yang Terjadi dengan Tubuh setelah Digigit Nyamuk Demam Berdarah

TRIBUN-MEDAN.com - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) disebabkan virus dengue.

Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina dan Aedes albopictus.

Tanpa bantuan nyamuk, virus dengue tak bisa menginfeksi atau menular pada orang lain.

Melansir buku Cara Mudah Mengalahkan Demam Berdarah (2004) oleh Dr. Handrawan Nadesul, penularan DBD bermula dari penderita yang terinfeksi virus dengue.

Saat nyamuk Aedes aegypti betina dan Aedes albopictus menggigit tubuh penderita yang terinfeksi virus dengue, virus ini akan hidup di dalam tubuh nyamuk.

JNE Medan Borong Empat Penghargaan di Indonesia Marketeers Festival 2020

Prabowo Lobi Rusia Tuntaskan Pembelian 11 Jet Tempur Sukhoi 35, Tiba-tiba Trump Tekan Indonesia

Nyamuk yang tubuhnya sudah mengandung virus, bisa memindahkan virus ke tubuh orang saat menggigit atau menghisap darah.

Tubuh orang terinfeksi virus dengue akan mengalami demam dengue atau demam pelana kuda yang biasanya berlangsung selama lima hari.

Tak hanya demam, setelah ada bekas gigitan nyamuk DBD, tubuh penderita biasanya muncul ruam merah di wajah dan dada yang segera menghilang.

Pasien juga mengalami gejala awal DBD lain seperti lesu, sakit kepala, nyeri pegal linu sekujur tubuh, khususnya punggung dan persendian.

Halaman
12
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved