Antisipasi Penyebaran Corona di Sumut
Selain Binjai, Wali Kota Tanjungbalai Liburkan Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah
Kebijakan meliburkan proses belajar mengajar di sekolah tingkat TK-SD dan SMP itu mulai berlaku Selasa (17/3/2020).
Laporan Wartawan Tri bun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
TRI BUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanjungbalai menggelar rapat terbatas pada Senin (16/3/2020), membahas mengenai penyebaran virus corona yang mulai melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial mengatakan dalam rapat tersebut dihasilkan sejumlah kebijakan.
Hal itu menindaklanjuti pernyataan Presiden, Joko Widodo dalam rapat yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat pada Minggu 15 Maret 2020.
"Dalam rangka menjaga dan melindungi masyarakat Kota Tanjungbalai dari Covid-19, maka saya sampaikan beberapa langkah strategis yaitu meminta Kadis Pendidikan untuk meliburkan dan meniadakan proses belajar mengajar di sekolah selama 14 hari," kata Syahrial, Senin.
Kebijakan meliburkan proses belajar mengajar di sekolah tingkat TK-SD dan SMP itu mulai berlaku Selasa (17/3/2020).
Namun, setiap kepala sekolah diminta untuk memberikan tugas belajar kepada para siswa.
"Kepada orang tua murid untuk membantu dan mengawasi anak-anaknya saat belajar di rumah," ujar Syahrial.
Ditambahkan Syahrial, meski kegiatan belajar mengajar diliburkan, tenaga pendidik harus tetap hadir di sekolah untuk memantau pelaksanaan pendidikan jarak jauh.
"Para guru dan kepala sekolah diharapkan melakukan kebersihan terhadap lingkungan sekolah baik di dalam maupun di luar kelas," tegasnya.
Kebijakan lainnya yaitu, Pemko Tanjungbalai selama 14 hari meniadakan absensi finger print bagi ASN. Namun, sementara waktu menerapkan sistem absensi manual.
"Meminta kepada seluruh OPD untuk tidak melaksnakan rapat atau pertemuan yang mengundang ASN dalam jumlah banyak," jelasnya.
Langkah antisipasi penyebaran virus corona lainnya, Pemko Tanjungbalai menyiapkan ruang isolasi di RSUD dr Tengku Mansyur dan ambulans yang disiagakan penuh 24 jam.
Pengawasan masuknya orang asing maupun TKI ilegal dilakukan berkoordinasi dengan imigrasi, syahbandar, bea cukai dan Pelindo serta dinas-dinas terkait.
"Saya harap masyarakat tetap tenang dan jangan panik. Mari tingkatkan kewaspadaan agar penyebaran Covid-19 bisa kita hambat dan dikendalikan. Kurangi kegiatan di luar rumah dan tingkatkan kegiatan gotong royong menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wali-kota-tanjungbalai-m-syahrial-umumkan-libur.jpg)