Kasus Baru Corona di Sumut

UPDATE Data Terbaru Covid-19 di Medan: PDP, ODP dan Pasien Corona Sembuh Bertambah

Pasien Positif Covid 19 yang meninggal juga bertambah satu orang menjadi 3 dan PDP meninggal bertambah satu menjadi 4

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
TRI BUN MEDAN/Gita Tarigan
Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution 

TRI BUN-MEDAN.com - Pemerintahan Kota (Pemko) Medan baru saja merilis jumlah terbaru data pasien terkait virus Corona atau Covid-19,Jumat (3/4/2020).

Dari data tersebut didapatkan jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 96, jumlah tersebut bertambah signifikan jika dibandingkan dengan data dua hari lalu, Rabu (1/4/2020) PDP masih berjumlah 84 orang.

Selain terdapat peningkatan dari PDP, terdapat pula peningkatan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang melapor, kini ODP tercatat berjumlah 701 orang sementara dua hari lalu jumlah ODP 695 orang.

Selain itu jumlah pasien Positif Covid 19 yang meninggal juga bertambah satu orang menjadi 3 dan PDP meninggal bertambah satu menjadi 4 orang.

Kabar baiknya pasien sembuh juga bertambah menjadi dua orang dan pasien positif Covid 19 terlihat tidak mengalami kenaikan, tetap berjumlah 17 orang sejak 1 April 2020 hingga sekarang.

Melihat hal tersebut Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution mengucapkan terimakasih kepada para tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan Pandemi Covid 19.

"Saya mengucapkan Terimakasih banyak atas segala kerja keras paramedis di seluruh kota Medan, baik Bapak Ibu yang bertugas di rumah sakit, yang bertugas sedih klinik, dan di Puskesmas, yang telah melaksanakan tugasnya dengan segala kekuatan dan kemampuan," kata Akhyar, Jumat (3/4/2020).

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan kota Medan, Edwin Effendi menyebut Covid 19 sebagai kejadian luar biasa. Hal tersebut dikarenakan terjadinya peningkatan kasus yang cepat dalam waktu yang cukup singkat.

MUTASI Polda Sumut - Nama-nama Sejumlah Perwira Diganti dan Pejabat Baru Termasuk Kasatlantas

Ia menjelaskan, hingga saat ini Pemko Medan melalui dinas kesehatan tetap melaksanakan hal pokok untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Selain pelayanan, dinkes juga melakukan pendampingan edukasi mulai dari tingkat Puskesmas hingga seluruh rumah sakit di Medan baik pemerintah maupun swasta.

"Kita upayakan tetap melakukan pelayanan semaksimal mungkin kemudian kita juga melakukan pendampingan di lapangan baik itu temuan ODP dan kita melibatkan semua jajaran mulai dari Puskesmas untuk melakukan observasi kemudian juga pendampingan edukasi keluarga yang bersangkutan, sehingga keluarga bisa lebih tenang, begitu juga dengan masyarakat sekitar yang perlu kita lakukan observasi dan pendampingan," katanya.

Selain itu, Edwin mengatakan saat ini banyak kelompok relawan baik dari mahasiswa maupun lembaga kemasyarakatan membantu Pemko untuk pendampingan dan edukasi kepada masyarakat.

Ia mengatakan saat ini Pemko juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan hampir keseluruhan wilayah kota Medan. kegiatan tersebut bekerjasama dengan seluruh mitra kerja satuan tugas gugus tugas kota Medan, yang melibatkan TNI Polri hingga masyarakat dan pihak swasta.

Sponsor Adhoc Apparel Masih Dukung PSMS Selama Kompetisi Dihentikan, Denny: Kalau Berjodoh Lanjut

KABAR DUKA: 2 Perwira Wanita TNI AL Meninggal, 15 Dokter Meninggal Akibat Corona (Covid-19)

"Terjadinya percepatan penularan kasus ini, kita harapkan pemakluman dan pengertian dari masyarakat agar tetap di rumah. Ini merupakan imbauan yang paling penting, selain itu terapkan social distancing atau hubungan dengan jaga jarak dan yang paling penting adalah cuci tangan," katanya.

Tiga PDP Simalungun Terkonfirmasi Positif Covid-19

 Bupati Simalungun JR Saragih kembali menggelar press conference kabar terbaru ancaman pandemi Covid-19 di wilayahnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved