Ananias Fingkreuw, Pesepakbola Papua yang Berkelana hingga Pulau Sumatera Demi Karier Profesional
Berkarier sebagai pesepakbola profesional merupakan impian banyak orang tak terkecuali pemuda asal Papua, Ananias Fingkreuw.
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Ananias yang sudah mulai menapaki karir profesionalnya kemudian bermain di Semen Padang (2018), PSBS Biak (2019), Madura FC (2019), hingga akhirnya berseragam PSMS Medan di kompetisi liga 2 musim ini.
Saat ini, sebagai andalan PSMS Medan dia bertekad bisa membawa klubnya naik kasta ke liga 1 musim mendatang. Secara pribadi dia merasa chemistry dan kekompakan dengan pemain lain sudah cukup bagus.
"Saya tekadnya kalau setiap pertandingan cetak gol saja. Dan tujuan saya dan teman-teman lain pastinya bawa PSMS ke liga 1," harapnya.

Ananias tak menampik saat ini dia belum bisa mencetak gol di laga perdana PSMS Medan saat menghadapi Tiga Naga.
Karena itu dia pun terus bertekad untuk jadi mesin gol PSMS. Di tengah liga masih diliburkan saat ini akibat covid-19, Ananias mengaku tetap giat berlatih meningkatkan kecepatan untuk memudahkannya membobol jala lawan.
"Yang masih kurang memang penyelesaian akhir. Makanya saya latihan terus. Harapannya juga virus corona ini bisa cepat hilang agar bisa berkumpul lagi dengan teman-teman dan menjalankan tugas penting membawa PSMS ke liga 1," pungkas striker berpostur tinggi 175 centimeter ini.
Sementara itu Pelatih kepala PSMS Medan, Philip Hansen mengatakan tetap mengutamakan sisi kualitas dalam memilih para pemain untuk timnya, termasuk merekrut Ananias.
Pelatih berlisensi A AFC ini menegaskan tak mau merekrut pemain seperti beli kucing dalam karung. Philip juga menegaskan, sebagai pelatih dirinya tak segan-segan mencoret pemain yang dinilai kurang berkualitas.
"Kalau bagus (kualitas) ya harus ditunjukkan. Apalagi kita target liga 1," ujarnya.
Sebagai pelatih, Philip juga menegaskan tidak ada dan tidak mau mendapat imbalan apapun dari para pemain yang berhasil masuk dalam skuatnya.
Mantan arsitek PSPS Pekanbaru ini mengatakan berharap setiap pemain berkontribusi dan diharapkan bersama mampu membawa PSMS kembali ke kasta tertinggi liga 1 Indonesia.
"Saya bilang sama pemain harus punya kemauan. Dan kemauan mereka di sini yang saya hargai," katanya.
(Can/Tri bun-medan.com)