News Video
Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Pemkab Karo Bentuk Dua Pos Penyemprotan Disinfektan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo membentuk posko penyemprotan cairan disinfektan yang ditempatkan di dua perbatasan.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: M.Andimaz Kahfi
Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Pemkab Karo Bentuk Dua Pos Penyemprotan Disinfektan
TRI BUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Dalam mengantisipasi masuknya penyebaran virus corona (Covid-19) ke wilayah Kabupaten Karo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo membentuk posko penyemprotan cairan disinfektan yang ditempatkan di dua perbatasan.
Kedua lokasi tersebut, berada di Jalan Jamin Ginting seputar Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, yang berbatasan dengan Kabupaten Deliserdang.
Pos kedua berada di seputar Kecamatan Merek yang berbatasan dengan Kabupaten Dairi, dan Simalungun.
Saat melakukan peninjauan ke salah satu pos penyemprotan, Bupati karo Terkelin Brahmana, mengungkapkan penyemprotan ini merupakan bagian dari pencegahan agar virus yang bisa saja lengket di kendaraan tidak sampai masuk ke Kabupaten Karo.
Dirinya mengatakan, alasan dipilihnya penempatan posko di perbatasan karena jalur tersebut merupakan pintu keluar masuk kendaraan.
"Kita buat di perbatasan-perbatasan, karena itu merupakan jalur keluar masuk kendaraan," ujar Terkelin, saat ditemui di kawasan Doulu, Rabu (15/4/2020).
Amatan www.tribun-medan.com, untuk pos yang berada di kawasan Doulu dimanfaatkan bekas bangunan timbangan untuk kendaraan bertonase besar.
Di sana terlihat penyemprotan hanya dilakukan kepada kendaraan yang masuk, dan jalurnya dibagi menjadi dua.
Terlihat, di bangunan bekas timbangan digunakan untuk menyemprot kendaraan roda empat ke atas.
Sedangkan untuk kendaraan roda dua, petugas melakukan penyemprotan di jalan utama.
Sehingga, dengan terpecahnya kegiatan penyemprotan tidak sampai menimbulkan kemacetan.
"Tadi sudah kita lihat penyemprotan di sini (Doulu), ini cukup efektif dan lancar karena pakai dua jalur ini. Ini salah satu antisipasi kita untuk memutus mata rantai agar virus corona tidak masuk ke Kabupaten Karo," ungkapnya.
Terkelin menjelaskan, untuk program penyemprotan ini dilakukan oleh tim gabungan baik dari pemadam kebakaran, Dinas Perhubungan, kepolisian, dan TNI.
Saat ditanya mengenai jam operasional pos-pos penyemprotan ini dirinya mengaku hingga saat ini masih mulai pagi hingga sore hari.