Sudah 5 Hari RSUP Adam Malik Tak Rawat Pasien Positif Covid-19, PDP Bertambah Jadi 11 Orang

Lima hari berturut sejak tanggal 24 April 2020 hingga Selasa (28/4/2020), RSUP Haji Adam Malik Medan tidak merawat pasien berstatus positif Covid-19.

TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Petugas medis membawa tandu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 ke luar ruangan infeksius RSUP Adam Malik, Medan, Sumatera Utara.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Lima hari berturut sejak tanggal 24 April 2020 hingga Selasa (28/4/2020), RSUP Haji Adam Malik Medan tidak merawat pasien berstatus positif Covid-19.

Data yang dihimpun Tribun, jumlah pasien positif Covid19 sudah di angka 0 selama 5 hari terakhir.

Sementara, pada Selasa (28/4/2020) kemarin, terdapat penambahan dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan total menjadi 11 orang.

Kasubag Humas RSUP Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak menyebutkan bahwa 9 Pasien PDP yang dirawat tengah menunggu hasil swab PCR.

"Iya masih ada 9 kita masih tunggu hasil laboratorium PCR mereka keluar," tuturnya kepada Tribun.

Rosa menyebutkan bahwa sebagian spesiemen tersebut dikirimkan ke RS USU dan sebagian ke Litbangkes Kemenkes RI Jakarta.

"Sebagian masih dikirimkan ke Jakarta, karena yang di RS USU kan terbatas," cetusnya.

Total pasien meninggal di Adam Malik berstatus PDP berjumlah 5 orang. Pasien meninggal berstatus positif berjumlah 4 orang.

Sementara pasien yang sembuh dari Covid-19 ada 13 orang.

Update data Covid-19 di Sumut

Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Corona virus disease (covid-19) untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara per hari ini, Selasa (28/4/2020) kembali menunjukkan peningkatan.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara dr Aris Yudhariansyah memaparkan jika sehari sebelumnya sudah ada 35 orang yang berhasil sembuh, untuk hari ini kembali bertambah 5 menjadi 40 orang.

"Hingga pada hari ini, Selasa (28/4/2020) pukul 17.00 WIB, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Sumatera Utara mengkonfirmasi jumlah data pasien yang sembuh berjumlah 40 orang. Dan pasien yang meninggal ada 12 orang," ujarnya saat konferensi pers di Gedung Pemprov Sumut, Selasa (28/4/2020) sore.

Dr Aris juga memaparkan data Pasien dalam pengawasan (PDP) kembali mengalami penurunan. Sehari sebelumnya data PDP yang tercatat berjumlah 153 orang, per hari ini bertambah menjadi 138 orang.

Namun untuk jumlah pasien positif covid-19 menggunakan pemeriksaan PCR , jumlahnya masih tetap 111 orang.

Sedangkan data pasien yang menggunakan rapid test tidak lagi dimasukkan dalam catatan kasus positif covid-19.

"Jumlah pasien positif dengan pemeriksaan PCR berjumlah 111 orang. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 2403 orang ," tambahnya.

Lebih lanjut dr Aris juga kembali meminta kepada warga Sumut agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan pencegahan covid-19.

Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap di rumah, tetap melaksanakan physical distancing, mengurangi ke rumah sakit kecuali dalam kondisi kondisi darurat, dan memanfaatkan fasilitas konsultasi melalui teknologi dengan memanfaatkan layanan telemedicine.

"Ini menjadi sangat penting karena covid19 Anda dapat dicegah dengan disiplin yang kuat dan semangat gotong royong. Ini menjadi kunci untuk kita, disipilin kuat untuk mematuhi aturan. Hal ini penting dilakukan secara bersama-sama dan terus menerus. kita harus dapat memahami anjuran untuk bekerja dari rumah belajar di rumah dan beribadah sementara waktu dari rumah," pungkasnya.

(vic/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved