Breaking News:

Kasus Positif Covid-19 Sumut Naik 2 Kali Lipat, Begini Kata Gubernur Edy Rahmayadi

Kasus Covid-19 di Sumut terus mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

TRIBUN MEDAN / HO
Data Covid-19 Sumut dari Pusat Kritis Kesehatan Sumut pada tanggal 17 Mei 2021 pukul 16.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kasus Covid-19 di Sumut terus mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Pusat Krisis Kesehatan Sumut pada Senin (17/5/2021) pukul 16.00 WIB, tercatat ada penambahan kasus positif virus corona sebanyak 91 kasus atau kini total menjadi 30.723 kasus.

Hari ini juga terdapat penambahan pasien covid-19 yang meninggal sebanyak 2 orang. Sehingga total menjadi 1.009 kasus meninggal.

"Ada kenaikan dua kali lipat. Kemarin-kemarin sempat diangka 40-an," kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Senin.

Baca juga: Kamar Pasien Covid-19 di RSU Bunda Thamrin Medan Penuh

Sementara untuk kesembuhan pasien covid-19 juga mengalami kenaikan yakni 63 kasus. Dan saat ini jumlah pasien sembuh sebanyak 27.302.

Satgas Covid-19 pun mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

"Tetap, protokol kesehatan adalah nomor satu. Pakai masker, atur jarak dan cuci tangan. Kalau tak perlu kali keluar rumah, tak usah keluar. Saya yakin kondisinya akan kembali," ucap mantan Pangkostrad itu.

Sebelumnya, usai mendengar arahan Presiden RI Joko Widodo secara virtual, Gubernur Edy meminta kepada Satgas Covid-19 Sumut untuk membatasi kegiatan masyarakat pada malam hari, serta menutup sementara semua tempat hiburan malam.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Dianggap Meningkat Signifikan, Ini Permintaan Bupati Toba

Hal itu dilakukan lantaran angka kasus penularan covid-19 di Sumut mengalami peningkatan. Kata Edy, saat ini pertambahan kasus positif virus corona di Sumut berada di angka 86 kasus.

Sehingga dibutuhkan langkah konkrit, demi memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Sumut.

"Hiburan malam yang tak perlu ditiadakan. Sementara ditutup, bioskop memang belum beroperasi, bar, pijat, spa bola sodok, kita hentikan kegiatan itu semua," tegas Edy.

Adapun tempat hiburan malam yang diminta untuk ditutup sementara yakni klab malam, diskotik, pub/live musik, karaoke keluarga, karaoke executive, bar, griya pijat, spa, bola glinding, bola sodok, mandi uap, seluncur dan area permainan ketangkasan.

Sedangkan kegiatan UMKM masih tetap diperbolehkan berkegiatan, namun paling lama beroperasi pukul 21.00 WIB. Setelah itu diharuskan tutup.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved