Breaking News:

Ternyata Suami-Istri Boleh Saja Bermesraan Saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan, Asalkan Tidak Jima

Apakah bermesraan bersama suami dapat membatalkan puasa Ramadhan?Ini penjelasan lengkap dari Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Jawa Tengah

Editor: jefrisusetio
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pengunjung mencuci tangan saat memasuki halaman Masjid Raya, Medan, Jumat (24/4/2020). Pada Ramadan 1441 H, pengurus Masjid Raya tidak menyediakan bubur pedas untuk mengatisipasi penularan wabah Covid-19. 

TRI BUN-MEDAN.com- Apakah bermesraan bersama suami dapat membatalkan puasa Ramadhan?

Ini penjelasan lengkap dari Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi.

Menurut Wahid, jima atau berhubungan badan saat berpuasa itu bisa membatalkan puasa.

Sehingga, segala sesuatu yang menuju ke arah membatalkan puasa, maka tidak boleh dilakukan.

"Kita tahu, jima membatalkan puasa. Berarti haram dilakukan saat berpuasa," ujarnya, dikutip dari YouTube Tribunnews.com, Rabu (22/4/2020).

"Segala kegiatan yang menuju ke arah sana berarti juga tidak boleh, seperti bermesraan yang bisa mengantarkan ke sana," jelas Wahid Ahmadi.

Ia menambahkan, kategori bermesraan itu berbeda-beda, ada yang dari tingkat ringan hingga berat.

"Meskipun demikian, istilah bermesraan kan berlevel. Ada yang sekedar bermesraan ringan, ada sampai kepada level yang memang sudah berat, yang bisa mengantarkan pada perbuataan jima pada siang hari Ramadhan," terangnya.

Ilustrasi suami istri
Ilustrasi suami istri (everypixel.com)

Menurutnya, apabila bermesraan biasa dengan suami saat berpuasa, itu diperbolehkan.

Apabila bermesraan dilakukan mengarah melakukan jima, itu hukumnya haram.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved