Begini Respon Camat Perbaungan Ketika Tahu Ada Warganya Tinggal di Rumah Beratap Plastik
Camat sudah berkordinasi dengan Pemerintah Desa setempat agar keluarga tersebut bisa dibantu seterusnya dalam hal perekonomian.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Camat Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai, Benny Saragih mengaku sudah mendapatkan informasi tentang kondisi rumah keluarga Usman, warganya yang tinggal di Dusun II Desa Lubuk Rotan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai.
Menurutnya ia sudah berkordinasi dengan Pemerintah Desa setempat agar keluarga tersebut bisa dibantu seterusnya dalam hal perekonomian.
"Kemarin sudah saya telepon Kades supaya ditindaklanjuti karena kemarin pun ada beritanya di online. Supaya bisa dibantulah. Soal bedah rumah, tahun depanlah katanya bisa dibantu," ucap Benny, Kamis (14/5/2020).
Ia menyebut berdasarkan sepengetahuannya program bedah rumah di Pemkab ada di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim).
Selain itu dari Dana Desa (DD) juga bisa dianggarkan asalkan ada musyawarah desa. Sebagian desa disebut sudah ada yang membuat program tersebut.
"Kata Kades tahun depan lah mau diusahakan. Untuk yang sekarang ini mungkin gotong royong dulu (memperbaiki) atau bagaimana,"kata Benny.
Saat ditanyai tentang dirinya apakah berminat untuk mendatangi langsung keluarga Usman, Benny pun menjawabnya dengan samar.
• Belasan Orang Reaktif dalam Pemeriksaan Rapid Test di Rumah Dinas Gubernur Sumut
Ia mengakui kalau saat ini dirinya juga sedang banyak kegiatan.
" Bukan perkara pingin atau enggak kepingin waktu kita juga sekarang terbatas. Kami juga kemarin turun melakukan validasi data. Yang jelas kalau selama ini tidak diusulkan sama Pemerintah Desa mana tau juga kita. Saya jugakan masih baru jadi Camat di sini. Baru bulan September lalunya. Dari dulu memang belum ada diusulkan,"kata Benny.
Kondisi yang dialami oleh keluarga Usman di Desa Lubuk Rotan ini sendiri kini menjadi perbincangan hangat warga.
Hal ini lantaran kriteria untuk rumahnya dibedah oleh Pemkab sebenarnya berpeluang besar. Sebab tanah untuk posisi rumahnya itu sendiri adalah memang miliknya sendiri.
Rumahnya itu sendiri tampak sudah tidak layak huni lagi. Disaat malam mereka kedinginan dan saat siang hari mereka kepanasan. Bagian atap rumah sendiri kini sudah banyak beratap plastik. (dra/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/keluarga-usman-rumah-plastik.jpg)