Penangkapan Geng Motor Ezto di Medan
Seorang Ibu Sebut Polisi Biadab Karena Tangkap Anaknya, Ternyata Sang Anak Ketua Geng Motor Sadis
Mengambil tindakan sesuai hukum kepada oknum polisi-polisi Helvetia Medan yang telah melaukan tindakan biadab kepada anak saya.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk |
Setelah mereka tertembak saya juga tidak dibenarkan membesuknya saya tidak tahu kondisi kedua kaki anak saya yang mungkin sudah hampir membusuk," tuturnya.
"Oleh karenanya mohon diviralkan kepada bapak Jokowi untuk boleh mendapat pertolongan dan keadilan anak saya yang sudah dizolimi," ucap Shinta Rumata Simanjuntak pada akhir video.
Terkait viralnya video Shinta Rumata Simanjuntak, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edison menggelar paparan kasus ini.
Terungkap anak Shinta Rumata Simanjuntak adalah pentolan Geng Motor Ezto yang terlibat dalam pengeroyokan Rico Lumbanraja (16) hingga kritis pada 23 Maret 2019 lalu.
Kombes Pol Jhonny Edison menegaskan Ketua Geng Motor Ezto adalah Fernando Imanuel Sinurat dan adiknya Daniel MT Sinurat ditangkap pada 24 April 2020.
Isir menegaskan bahwa pihaknya mengamankan ketiganya dengan memberikan tindakan tegas terukur yaitu penembakan.
Jarak waktu penangkapan dan paparan membuat kaki keduanya sudah normal.
"Ini adalah gambaran aksi kelompok Geng Motor yang diketuai Fernando Sinurat alias Nando.
Proses penangkapan seperti biasa kita lakukan tindakan tegas, keras dan terukur kepada para tersangka. Setelah dilakukan tindakan tegas, keras dan terukur para tersangka saat ini sudah diobati.
Coba lihat kondisinya, bisa jalan ditempatkan. Berbeda dari kondisi adik kita, Rico Lumbanraja," tegasnya.
Ia juga mengingatkan kepada setiap orang tua untuk memantau anak-anaknya tidak terlibat geng motor.
"Dalam kesempatan ini kami juga mengimbau, tolong kepada orang tua benar-benar perhatikan anak-anaknya.
Jangan biarkan anak-anak tergabung sama kelompok-kelompok geng motor yang bisa melakukan tindakan melawan hukum.
Yang bisa mengakibatkan terjadi seperti berhenti sekolah, dan proses pemulihan terus berlanjut.
Komitmen tetap kami akan tegas, tidak ada ampun kepada kelompok geng motor di wilayah hukum Polrestabes Medan," jelasnya.
• Didatangi Kades dan Kadus, Camat Buntu Pane Benarkan Perbedaan Data Penerima Bantuan BST Kemensos
• Seorang Dukun Jadi ODP Setelah Pasien Covid-19 Datang Keluhkan Sakit, Begini Cerita Lengkapnya