Rencanakan KKN di Bulan Juli, Mahasiswa Unimed Akan Mengabdi di Kampung Sendiri Selama Pandemi
Jika pandemi Covid-19 masih melanda, KKN mahasiswa akan dilaksanakan di kampung halaman masing-masing.
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang biasa dilaksanakan mahasiswa biasanya selalu ditunggu karena pada momen tersebut, sekelompok mahasiswa dari berbagai fakultas akan berkumpul untuk mengabdi di suatu daerah.
Namun, adanya pandemi Covid-19 yang saat ini melanda, khususnya di Sumatra Utara, membuat pihak lembaga pendidikan, diantaranya Unimed menerapkan perencanaan sistem KKN yang berbeda dari tahun sebelumnya.
Dalam persiapannya, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unimed melaksanakan kegiatan Sosialisasi Buku Pedoman Pelaksanaan KKN Mahasiswa Unimed Tahun 2020 secara daring, yang dilaksanakan via Cisco Webex.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Unimed Tahun 2020, Kegiatan Sosialisasi Buku Pedoman Pelaksanaan KKN Mahasiswa Unimed Tahun 2020 secara daring ini dibuka oleh Rektor Unimed, Syamsul Gultom.
Syamsul Gultom mengungkapkan bahwa pelaksanaan Sosialisasi Buku Pedoman Pelaksanaan KKN Mahasiswa Unimed Tahun 2020 ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi agar berjalan lancar.
"Kita laksanakan sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi kepada kita semua, sehingga pelaksanaan KKN mahasiswa kita tahun ini dapat terlaksana dengan lancar, efektif dan sesuai target capaian yang kita inginkan," ungkap Syamsul, Kamis (21/5/2020).
Syamsul menjelaskan bahwa KKN ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui kemitraan Perguruan Tinggi dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dan Kota sebagai salah satu perwujudan tridharma perguruan tinggi.
“KKN merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa sejak diberlakukannya kurikulum KKNI di Unimed bagi mahasiswa S1 seluruh Program Studi Pendidikan dan Non Kependidikan. Sebagai mata kuliah, pelaksanaan KKN memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi diri melalui pembelajaran riil di masyarakat,” tuturnya.
Syamsul mengatakan melalui interaksi mahasiswa dan masyarakat pada pelaksanaan KKN, akan diperoleh banyak wawasan, pengalaman, dan keterampilan dasar dalam pembentukan karakter mahasiswa.
• Berbagi Berkah Ramadan, FBS Unimed Bagikan 70 Paket Sembako dan Santuni Anak Yatim dan Mualaf
“Saya berharap kita semua dapat bekerjasama dan merancang pelaksanaan KKN mahasiswa ini dengan sebaik-baiknya dan tetap berpedoman pada kaidah akademik dan protokol kesehatan, karena diperkirakan pada pelaksanaan KKN Juli nanti masih pada masa pandemi Covid-19,” harap Syamsul.
KKN mahasiswa Unimed direncanakan akan dilaksanakan pada Juli 2020 mendatang.
Ketua LPPM, Baharuddin mengatakan bahwa jika pandemi Covid-19 masih melanda, KKN mahasiswa akan dilaksanakan di kampung halaman masing-masing.
"Karena kita diperkirakan masih pada masa pandemi Covid-19 maka pelaksanaan KKN tahun ini kita laksanakan di kampung atau daerah tempat tinggal masing-masing mahasiswa, serta harus mematuhi protokol kesehatan WHO," ungkap Baharuddin.
Senada dengan Baharuddin, Kahumas Unimed, Muhammad Surip menjelaskan bahwa dalam perencanaan KKN di kampung sendiri ini sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah untuk memutus rantai Covid-19.
"Itu salah satu opsi yang akan dijalankan. Jika kondisi normal, KKN akan dilaksanakan seperti biasa. Opsi itu dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19. Jika opsi diterapkan, maka mahasiswa satu kampung atau yang berdekatan satu daerah bisa bersatu dalam kelompok KKN bersama," jelas Surip.
• Tidak Dapat Mudik, GTPP Covid19 dan Unimed Beri Bantuan 493 Sembako Pada Mahasiswa Daerah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rektor-unimed-dr-syamsul-gultom.jpg)