Kesehatan

STROKE - 7 Cara Mencegah Stroke, Selain Olahraga Teratur dan Hindari Merokok

salah satu perubahan gaya hidup yang akan membantu Anda mengurangi risiko stroke secara signifikan

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
ilustrasi/kompas
Stroke 

Baca juga: Peringatan untuk Kita, Polusi Udara Picu Serangan Jantung dan Stroke

Selain itu, kita bisa mendapatkan tubuh ideal dengan cara berikut:

  • Cobalah untuk makan tidak lebih dari 1.500 hingga 2.000 kalori sehari, tergantung pada tingkat aktivitas dan indeks massa tubuh kita saat ini.
  • Tingkatkan frekuensi olahraga atau aktivitas fisik seperti jalan kaki, bermain golf, atau bermain tenis. Usahakan aktif bergerak setiap harinya.

3. Olahraga teratur

Olahraga sangat berkontribusi menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah. Upaya ini juga membantu mengurangi risiko stroke.

Lakukan olahraga setidaknya lima hari dalam sepekan dengan intensitas sedang.

Coba hal-hal berikut untuk membangun kebiasaan berolahraga:

  • Berjalan-jalan di sekitar lingkungan tempat tingga; setiap pagi setelah sarapan
  • Mengikuti klub kebugaran bersama teman-teman
  • Gunakan tangga daripada lift saat berada di kantor.
  • Jika tidak memiliki waktu 30 menit berturut-turut untuk berolahraga, bagilah menjadi 10 hingga 15 menit beberapa kali setiap hari.

4. Kurangi konsumsi alkohol

Terlalu banyak minum alkohol bisa meningkatkan risiko stroke. Oleh karena itu, hindari kebiasaan ini.

Jika sudah terbiasa mengonsumsi alkohol, maka kurangi kebiasaan tersebut. Kita bisa menguranginya secara perlahan hingga kebiasaan tersebut menghilang.

Selain itu, hindari konsumsi alkohol lebih dari 1,5 gelas sehari demi kesehatan kita.

Nasib 109 Medis Dipecat Tidak Hormat lantaran Mogok Kerja, Pertanyakan Insentif Penanganan covid-19

5. Mengobati fibrilasi atrium

Fibrilasi atrium adalah bentuk detak jantung tidak teratur yang menyebabkan gumpalan yang terbentuk di jantung.

Gumpalan itu kemudian dapat melakukan perjalanan ke otak sehingga menyebabkan stroke.

"Fibrilasi atrium membawa risiko stroke lima kali lipat, dan harus dianggap serius," kata Dr. Rost.

Saat mengalami fibrilasi atrium, lakukan hal-hal berikut:

Jika kita memiliki gejala seperti jantung berdebar atau sesak napas, segera kunjungi dokter untuk pemeriksaan.

  • Konsultasikan ke dokter apakah perlu minum obat antikoagulan (pengencer darah) seperti warfarin (Coumadin) atau salah satu obat antikoagulan yang bekerja langsung untuk mengurangi risiko stroke dari fibrilasi atrium.

6. Obati diabetes

Memiliki gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah dari waktu ke waktu. Hal ini bisa menyebabkan gumpalan di pembuluh darah yang berakibat pada stroke.

Untuk menjaga gula darah, lakukan hal-hal berikut:

  • Pantau gula darah sesuai arahan dokter
  • Lakukan diet, olahraga, dan konsumsi obat-obatan untuk menjaga kadar gula darah seimbang.
  • 7. Hindari merokok

     

 
Jelang Lebaran, IKBA SMA Eria Medan Bagikan Sembako Kepada Ojol dan Alumni yang Membutuhkan

Merokok dapat membuat darah cepat mengental sehingga meningkatkan jumlah penumpukan plak di arteri.

"Selain diet sehat dan olahraga teratur, berhenti merokok adalah salah satu perubahan gaya hidup yang akan membantu Anda mengurangi risiko stroke secara signifikan," kata Dr. Rost.

Nah, hindari gaya hidup merokok dengan cara berikut:

  • Mintalah saran dokter tentang cara yang paling tepat bagi untuk berhenti merokok
  • Gunakan alat bantu berhenti merokok, seperti pil atau patch nikotin, konseling, atau obat-obatan.
  • Jangan menyerah. Kebanyakan perokok perlu mencoba beberapa kali untuk berhenti.

Nasib 109 Medis Dipecat Tidak Hormat lantaran Mogok Kerja, Pertanyakan Insentif Penanganan covid-19

Dikutip dari kompas.com

STROKE - 7 Cara Mencegah Stroke, Selain Olahraga Teratur dan Hindari Merokok

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved