Dua Pria Saling Tikam di Sei Mencirim

Dua Pria Saling Tikam hingga Sama-sama Tewas di Sei Mencirim, Ini Kesaksian Warga

Dua orang pria saling tikam hingga sama-sama tewas di lokasi kejadian di Gang Datuk, Jalan Sei Mencirim, Dusun II, Desa Payageli, Kecamatan Sunggal.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi
Warga padati lokasi kejadian saling tikam di Jalan Sei Mencirim, Dusun II, Desa Payageli, Kecamatan Sunggal, Deliserdang pada Kamis (28/5/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua orang pria saling tikam hingga sama-sama tewas di lokasi kejadian di Gang Datuk, Jalan Sei Mencirim, Dusun II, Desa Payageli, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, pada Kamis (28/5/2020).

Satu di antaranya berinisial K alias Barong yang disebut-sebut mengidap gangguan jiwa.

Sedangkan pria lainnya, berinisial A merupakan pengendara yang sedang melintas.

Muhammad Irfan (18), seorang saksi mata memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.

"Si Barong (lelaki yang dikatakan mengalami gangguan jiwa) kan bawa pisau sambil lewat. Terus, si Barong itu arahkan pisau ke kepala abang itu (sambil mempraktikkan), lalu abang itu enggak terima. Kedua orang itu sama-sama ada pisau," ujarnya.

Sebelum saling tikam terjadi, kedua lelaki tersebut masih sempat adu mulut. Kemudian Barong langsung menusuk tangan A.

Irfan mengatakan, duel maut itu terjadi di sebuah rumah yang berada di sudut gang tersebut.

"Si kawan ini pun gak terima, lalu terjadilah perkelahian hingga ke dalam (sambil menunjuk rumah yang berada di gang tersebut)," lanjutnya.

PERTAMA KALI, Pasien Positif Covid-19 di Sumut Tembus 30 Orang Kurun 24 Jam, Total 362 Orang

Bunuh Istri Pakai Kapak, Tangan Heri Bakal Diamputasi, Polisi Masih Dalami Motif

Pemprov Sumut Kaji Perpanjangan Masa Tanggap Darurat Covid-19, Termasuk Masa Belajar di Rumah

Menurutnya, kedua lelaki yang berseteru hingga sam-sama tewas adalah orang yang tidak saling kenal.

"Kayaknya merek itu enggak saling kenal, karena si kawan itu orang yang lagi lewat," lanjutnya.

Dari penuturannya, duel maut itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Dia juga menuturkan bahwa rumah seorang dari antara keduanya berada dekat lokasi kejadian.

"Rumah si Barong ada di ujung jalan, yang seperti terbakar itu," lanjutnya.

Dia juga menuturkan bahwa keduanya berkelahi menggunakan pisau.

"Saya lihat si Barong itu menusuk tangan si kawan itu lalu tusuk-tusukan mereka di dalam itu.

Kalau pisau si Barong itu panjang, sedangkan pisau si abang itu kecil," sambungnya.

Pascakejadian tersebut, polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Lokasi perkelahian telah dipasangi garis polisi.

VIDEO Detik-detik Dua Wanita Mengaku Petugas, Diusir Keluarga yang Diduga Terkena Covid-19

Pansus Covid-19 DPRD Sumut Soroti Dana Fantastis Live Streaming Gugus Tugas Senilai Rp 1,12 Miliar

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, peristiwa pembacokan berawal saat seorang pria berinisial K mengacungkan senjata tajam terhadap seseorang yang sedang pengendara roda dua yang tengah melintas.

Ternyata, pengendara yang juga membawa senjata tajam itu tak terima, sehingga terjadi perkelahian satu sama lain.

"Keduanya membawa senjata tajam dan tidak saling mengenal satu sama lain. Sehingga terjadi perkelahian satu sama lain, dan akhirnya keduanya tewas," ungkapnya.

"Pemicu perkelahiannya hingga saat ini masih kami dalami. Tapi dari informasi awal bahwa memang salah satu di antara mereka ini mengalami gangguan jiwa," terangnya.

Pascakejadian, kedua jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna dilakukan autopsi.

"Kita amankan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan otopsi," ujarnya.

Untuk sementara pihak kepolisian menyimpulkan bahwa keduanya tersangka sekaligus korban.

"Kesimpulan awal, kedua-duanya tersangka dan keduanya korban meninggal dunia," sebutnya.

(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved